Lampung Utara (LB): Tiga anggota Polres Lampung Utara mengalami luka tembak dalam insiden baku tembak saat penangkapan tersangka penyalahgunaan narkoba dan senjata api ilegal di Jalan Farial, Mega Muarajaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara, Selasa dini hari, (25/8/2026) sekitar pukul 02.45 WIB.
Dalam operasi tersebut, tersangka yang juga merupakan DPO Sat Narkoba Polres Lampung Utara, Popi Handika Purba, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Menurut laporan resmi Kasipropam Polres Lampung Utara, Iptu Saprianto, peristiwa bermula saat Tim Resmob Polres Lampung Utara melakukan penangkapan terhadap tersangka yang juga masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus penyalahgunaan narkoba dan peredaran senjata api ilegal. Saat hendak diamankan, tersangka secara tiba-tiba melepaskan tembakan ke arah personel yang sedang bertugas.
“Saat proses penangkapan, pelaku langsung menembak personel Resmob. Anggota pun segera melakukan tembakan balasan. Namun dalam kejadian itu, tiga personel mengalami luka tembak,” demikian keterangan dalam laporan tersebut.
Tiga personel yang mengalami luka tembak, yakni Aipda Adizar, luka tembak pada mata kaki sebelah kanan, peluru masih menyarang; Aipda Adi Agus Candra, luka tembak pada pelipis kiri kepala, peluru memantul (rekošet); dan Brigpol Ariyadi mengalami luka tembak di bagian perut, peluru masih menyarang.
Ketiganya sempat dirawat di RS Handayani Kotabumi. Namun karena kondisi yang cukup serius, Brigpol Ariyadi kemudian dirujuk ke RS Urip Sumoharjo, Bandar Lampung untuk penanganan lebih lanjut.
Dari lokasi kejadian, pihak kepolisian berhasil mengamankan satu unit senjata api jenis Revolver berwarna krom dengan gagang berwarna cokelat yang diduga kuat milik pelaku.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, almarhum Popi Handika Purba beralamat di Jl. Kapten Mustofa, Gang Merak IV No. 186, Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Kotabumi Selatan, dan diduga terlibat sindikat peredaran senjata api ilegal serta narkoba di wilayah Kabupaten Lampung Utara.
Sementara itu, dalam video yang beredar, tampak beberapa pria berpakaian preman (diduga kuat anggota Polres Lampung Utara) mendapat perlawanan saat melakukan penangkapan terhadap DPO kasus Narkoba dan senjata api ilegal di salah satu rumah di Dusun Muarajaya, Kelurahan Kotabumi Udik, Kabupaten Lampung Utara.
Sempat terdengar terjadi cekcok, sebelum terdengar letusan senjata api. Beberapa saat kemudian setelah Anggota Polisi meninggalkan lokasi rumah, terlihat seorang pria berkaos hitam tertelungkup di lantai teras rumah dalam keadaan tewas dengan luka tembak.
Hingga saat ini situasi di lokasi kejadian maupun wilayah hukum Polres Lampung Utara dinyatakan kondusif. Bidang Propam Polda Lampung pun telah diberitahu terkait insiden tersebut untuk pencatatan dan pengawasan internal. Kasus ini masih dalam penanganan lebih lanjut. (Ardi)
Tidak ada komentar