x

Cabdin Pendidikan Wilayah II Lampung Gandeng Kepala UPT Perpustakaan UIN RIL Perkuat Literasi Sekolah

waktu baca 3 minutes
Selasa, 25 Agu 2026 21:46 0 85 admin

Pringsewu (LB): Kantor Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah II Provinsi Lampung menggandeng Kepala UPT Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL), Dr. Eni Amaliah, S.Ag., S.S., M.Ag., dalam workshop bertema “Membangun Ekosistem Literasi Holistik melalui Perpustakaan Sekolah yang Inovatif dan Edukatif”.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong perubahan paradigma pengelolaan perpustakaan sekolah, dari sekadar tempat penyimpanan buku menjadi pusat sumber belajar dan pusat informasi bagi siswa.Workshop digelar di SMA Negeri 1 Pringsewu, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut mempertemukan para kepala dan pengelola perpustakaan sekolah tingkat menengah atas di wilayah kerja Cabdin Pendidikan Wilayah II Provinsi Lampung, meliputi Kabupaten Pesawaran, Kabupaten Pringsewu, dan Kabupaten Tanggamus.

Kepala Cabdin Pendidikan Wilayah II Provinsi Lampung, Rodi Hayani Samsun, menegaskan bahwa sekolah perlu berani keluar dari zona nyaman dalam mengelola perpustakaan. Menurutnya, perpustakaan tidak seharusnya hanya difungsikan sebagai tempat menyimpan buku, tetapi perlu ditempatkan sebagai bagian penting dari kegiatan akademik dan pusat informasi di lingkungan satuan pendidikan.

Hal tersebut, kata Rodi, selaras dengan program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung dalam meningkatkan sekolah unggulan. Salah satu bagian yang penting dalam penguatan sekolah adalah keberadaan dan pengelolaan perpustakaan sekolah.

“Workshop yang kami gelar ini pada dasarnya hanya menguatkan kapasitas pengelola dan kesadaran akan pentingnya perpustakaan sekolah, bukan solusi atas persoalan struktural seperti kekurangan koleksi buku, keterbatasan ruang baca, maupun minimnya tenaga pustakawan,” kata Rodi dikutip dari nomics.id.

Meskipun demikian, keterbatasan tersebut tidak menjadi alasan untuk berhenti melakukan penguatan literasi di sekolah.“Kami sadar betul ini penting, maka kami lakukan semampu kami dengan berkolaborasi dengan sekolah dan penggiat literasi di Lampung,” ujarnya.

Melalui workshop tersebut, para peserta mendapatkan bimbingan teknis dan strategi praktis dalam pengelolaan perpustakaan. Para kepala dan pengelola perpustakaan diharapkan mampu menghidupkan kembali minat baca siswa melalui tata kelola perpustakaan yang menyesuaikan dengan kebutuhan digital dan perkembangan informasi saat ini.

Dr. Eni Amaliah, yang juga merupakan Ketua Forum Literasi Lampung, membedah strategi inovatif dalam pengelolaan perpustakaan sekolah dengan mengacu pada aturan Standar Nasional Perpustakaan (SNP).

Eni mengingatkan peserta perpustakaan sekolah memiliki peran penting sebagai pusat sumber belajar, penunjang kegiatan kurikulum, serta sarana pengembangan budaya literasi bagi siswa dan guru.

Di tengah perkembangan zaman dan kebutuhan informasi yang semakin cepat, menurut Eni, perpustakaan sekolah dituntut untuk mampu beradaptasi. Pengelola tidak hanya dituntut memahami tata kelola perpustakaan, tetapi juga perlu melihat kebutuhan siswa dan perkembangan teknologi informasi.

Penguatan kapasitas pengelola menjadi penting karena persoalan perpustakaan tidak hanya berkaitan dengan keberadaan buku atau gedung. Perpustakaan juga membutuhkan pengelolaan yang mampu membuat ruang tersebut berfungsi sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Kolaborasi Cabdin Pendidikan Wilayah II Provinsi Lampung dengan UPT Perpustakaan UIN Raden Intan Lampung melalui workshop tersebut kemudian menghasilkan komitmen bersama dari para kepala dan pengelola perpustakaan sekolah di wilayah kerja Cabdin Wilayah II.

Komitmen tersebut agar menjadikan perpustakaan sekolah sebagai tempat belajar dan meningkatkan minat baca peserta didik secara berkelanjutan dengan menyediakan akses terhadap literatur yang dekat, edukatif, dan inovatif.

Selain itu, ruang perpustakaan diharapkan dapat dikembangkan menjadi pusat data dan rujukan ilmu pengetahuan bagi warga sekolah.

Adapun Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I mempunyai tugas membantu Kepala Dinas melaksanakan sebagian Urusan Pemerintahan Bidang Pendidikan, koordinasi dan pelaksanaan kebijakan dan program, koordinasi dan pelaksanaan evaluasi dan pelaporan program dan kegiatan, koordinasi dan pelaksanaan administrasi, pengelolaan sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, dan pendidikan khusus serta fasilitasi pelaksanaan ujian nasional pendidikan kesetaraan pendidikan menengah sesuai dengan kedudukan wilayah kerjanya. (ril)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
LAINNYA