x

GAK Tak Terdeteksi Erupsi, Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan

waktu baca 2 minutes
Jumat, 11 Sep 2026 22:52 0 103 admin

Bandar Lampung (LB): Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) masih menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Lampung meskipun berdasarkan hasil pemantauan terbaru, tidak tercatat adanya gempa yang mengindikasikan letusan atau erupsi pada Jumat (11/9/2026) pukul 00.00 hingga 12.00 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung terus memantau perkembangan aktivitas gunung api tersebut sebagai bagian dari langkah kesiapsiagaan dan mitigasi bencana.

Meskipun masih tercatat aktivitas kegempaan vulkanik, hasil pengamatan kondisi atmosfer dari permukaan hingga ketinggian sekitar 20.000 kaki menunjukkan arah angin bergerak ke barat hingga barat laut dengan kecepatan lemah hingga sedang.

Sementara itu, berdasarkan pemantauan citra satelit Himawari-9 melalui Terminal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), tidak terdeteksi adanya sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau.

Kondisi tersebut menjadi salah satu dasar pemerintah memperkuat pemantauan, sekaligus memastikan informasi mengenai perkembangan aktivitas GAK dapat disampaikan kepada masyarakat secara akurat dan terukur.

Sebagai bagian dari upaya mitigasi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) bersama BPBD Provinsi Lampung dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait terus meningkatkan koordinasi serta melakukan monitoring secara berkala.

Di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan, hujan juga mulai turun di sejumlah wilayah Kota Bandar Lampung, di antaranya Jagabaya, Sukabumi, dan Rajabasa. Hujan tersebut turun sehari setelah Salat Istisqa di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Kamis (10/9/2026).

Salat Istisqa diikuti Gubernur Lampung, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), serta sejumlah elemen masyarakat.

Pemprov Lampung berharap kondisi tersebut dapat membantu meringankan dampak kekeringan yang sebelumnya dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah.

Pemprov Lampung menegaskan pemantauan terhadap dinamika Gunung Anak Krakatau akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Informasi terbaru mengenai kondisi kebencanaan akan disampaikan kepada masyarakat melalui kanal resmi media sosial BPBD Provinsi Lampung, @bpbdlampung.

Apabila terjadi eskalasi atau perubahan aktivitas vulkanik yang signifikan, pemerintah akan menyampaikan informasi lebih lanjut melalui konferensi pers resmi. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah terpancing isu liar maupun kabar bohong (hoaks) terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Pemprov Lampung meminta masyarakat memastikan setiap informasi yang diterima telah diverifikasi melalui kanal resmi instansi pemerintah yang berwenang. (lpg)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
LAINNYA