PESAWARAN (lampungbarometer.id): Calon Bupati Petahana Dendi Ramadhona dukung kelompok wanita tani galakkan kebun pangan untuk memenuhi ketuhan sayuran Kabupaten Pesawaran. Bahkan dia siap membangun food station jika diperlukan.
“Kebutuhan sayur-mayur masih banyak disuplai daerah tetangga, kalau masyarakat memiliki hasil sayur melimpah saya siap mencarikan pembelinya, bila perlu ke depan kita siapkan food station,” ujarnya.
Hal ini disampaikan Dendi saat menghadiri undangan Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar, Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Sabtu (7/11/2020).

DENDI Ramadhona ingin menggalakkan kembali program kebun pangan untuk tingkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Dendi, kebun pangan merupakan program yang sangat baik. Sebab selain untuk menciptakan ketahanan pangan, juga dapat dikomersialisasikan dengan menjual hasil kebun ke pasar terdekat.
Dendi berpendapat kebun pangan ini tidak harus dengan lahan yang luas, tetapi dapat dilakukan di lahan terbatas memanfaatkan pekarangan rumah.
“Kalau tidak ada lahan luas, kita bisa memanfaatkan tanah pekarangan rumah masing-masing sebagai salah satu solusi ketahanan pangan,” jelas Dendi.
Sementara itu, Ketua Kelompok Wanita Tani Mawar, Napmiati, menjelaskan kondisi KWT Mawar saat ini memiliki keterbatasan dalam menjalankan kegiatannya dan masih mengandalkan dana mandiri.
“Selama ini kami masih menggunakan dana mandiri yang terbatas sehingga belum berkembang,” ungkap wanita berkerudung ini.
Oleh karena itu, dia berharap pemerintah daerah bisa memberi bantuan dan bimbingan untuk mengembangkan KWT Mawar yang belum genap berusia dua tahun.
“Kami menginginkan bantuan pemerintah supaya KWT Mawar ini lebih berkembang meskipun usianya baru satu setengah tahun,” ujar Napmiati. (red)
Tidak ada komentar