x

Kain Tenun Talam Pesawaran Ikut Meriahkan Bali Fashion Parade 2024

waktu baca 2 minutes
Senin, 10 Jun 2024 18:45 0 171 admin

Pesawaran (LB): Karya Tenun Talam asal Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran turut memeriahkan Bali Fashion Parade 2024 di Nakula Legian Kuta, Badung, Bali, Sabtu (8/6/2024).

Ketua Dekranasda Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi mengatakan Tenun Talam adalah kerajinan tangan perajin asal Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, Lampung.

“Tenun Talam merupakan nama akronim yang diberikan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang memiliki arti asal desa penenun “Tataan Lampung”,” kata Nanda.

Dia membawa Tenun Talam ke salah satu pergelaran busana (Fashion Show) terbesar di Bali dengan harapan agar kerajinan tenun asal Pesawaran bisa kembali mendunia.

“Pernah Sulam Jelujur kita pasarkan sampai mendunia, sekarang kita akan bawa kembali Tenun Talam untuk diperkenalkan di tingkat nasional, dan harapannya bisa tembus ke pasar internasional mengikuti jejak pendahulunya,” ujarnya.

Selanjutnya dia menjelaskan Tenun Talam adalah kain tenun dari sulam jelujur yang pengerjaannya dari alat tenun manual bukan mesin. Benang yang digunakannya pun berasal dari benang pewarnaan alam.

“Tenun Talam ini tidak kalah seperti tenun yang digunakan brand internasional. Tenun Talam Pesawaran mempunyai ciri khas tersendiri dari sisi motif, warna sampai jenis benangnya. Dari sisi pengerjaannya, tenun ini dinilai lebih rumit dibanding Sulam Jelujur Pesawaran,” ungkapnya.

Menurut Nanda, Tenun Talam Pesawaran menjadi satu-satunya tekstur kain tenun yang ada di Lampung bahkan di Indonesia.

“Tenun ini hanya Pesawaran yang punya, bahkan hanya di kawasan perajin Desa Sungai Langka Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran yang dapat melakukannya,” pungkasnya.

Diketahui, Bali Fashion Parade 2024 merupakan salah satu pergelaran busana (Fashion Show) terbesar di Bali yang melibatkan puluhan model profesional, designer, dan brand ternama dari berbagai kota di Indonesia.

Bali Fashion Parade diadakan setiap tahun dan tahun ini merupakan yang ketiga. Kegiatan ini didukung 35 designer dan brand serta 300 karya desain dengan menampilkan 150 model yang terdiri dari model anak- anak, remaja dan dewasa.

Selain brand ternama yang ada di Tstore, ada juga beberapa designer seperti Ivan Gunawan sebagai guest designer, Hengki Kawilarang, Zuebarqa by Bena, Adith, Basundhari Hardy, Gongersnap Bali dan masih banyak nama besar lainnya.

Dengan even ini diharapkan Bali tidak saja dikenal pariwisatanya, tapi juga sebagai icon fashion yang bisa bersaing di kancah internasional. (*/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA