x

Menang Adu Penalti, PSG Juara Liga Champions

waktu baca 3 minutes
Minggu, 31 Mei 2026 07:11 0 5 admin

Budapest – Paris Saint-Germain menjadi juara Liga Champions musim ini setelah mengalahkan Arsenal 4-3 via adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit.

Bermain di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026), Arsenal unggul lebih dulu melalui tembakan Kai Havertz di menit ke-6, namun PSG sukses menyamakan skor lewat penalti Ousmane Dembele di menit ke-65.

Setelah tak ada gol dalam babak 2×15 menit, laga harus diselesaikan lewat adu penalti. Dalam drama tos-tosan, PSG menang 4-3. Hanya tembakan Nuno Mendes yang gagal, sedangkan Arsenal gagal dua kali melalui Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes.

Ini menjadi gelar kedua bagi PSG setelah menjadi juara tahun lalu. Mereka mengikuti jejak Real Madrid yang bisa memenangi Liga Champions minimal dua musim beruntun.

Arsenal membuka keunggulan pada menit ke-6. Bermula dari sapuan Marquinhos yang membentur Leandro Trossard, bola kemudian dikuasai Kai Havertz.

Penyerang Jerman itu melakukan solo run ke dalam kotak penalti PSG lalu melepaskan tembakan keras dari sudut kiri yang sempit untuk membobol gawang PSG yang dijaga Matvey Safonov. 1-0 untuk Arsenal.

Arsenal kembali mengancam gawang PSG pada menit ke-26 lewat crossing Bukayo Saka, namun Safonov keluar dari sarangnya untuk menepis bola sebelum sampai di kaki Trossard yang hendak menyambar.

Serangan balik PSG pada menit ke-37 berujung satu tendangan keras dari Ousmane Dembele, tapi Gabriel berhasil menutup jalur tembak dengan kakinya sehingga gawang Arsenal tetap aman.

Sebuah crossing dari Nuno Mendes di menit ke-43 berhasil dihalau Piero Hincapie, namun bola liar yang tetap berada di kotak penalti disambar oleh Ruiz. Meski begitu, tandukan gelandang Spanyol itu melambung di atas gawang.

Satu peluang PSG dari tembakan jarak jauh Dembele di menit ke-45 gagal mengarah ke gawang Arsenal. Lalu percobaan serupa dari Doue pada menit pertama injury time hanya melambung di atas gawang.

Shot on target akhirnya didapat PSG pada menit kelima injury time, namun tembakan keras Ruiz mengarah tepat ke arah kiper Arsenal, David Raya. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

PSG mendapat hadiah penalti akibat Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera pada menit ke-62 sewaktu hendak menyambut umpan Dembele. Keputusan wasit didukung pengecekan Video Assistant Referee (VAR).

Dembele sebagai eksekutor tak menyia-menyiakan kesempatan ini. Tembakan peraih Ballon d’Or 2025 itu ke sudut kiri bawah gawang gagal ditebak oleh Raya. Skor menjadi 1-1.

PSG kian bersemangat. Vitinha melepaskan tembakan jarak jauh di menit ke-73, namun melambung di atas gawang Arsenal. Menit ke-77, serangan balik dari Kvaratskhelia nyaris berbuah gol, namun tembakannya hanya membentur tiang.

Arsenal memasukkan empat pemain sejak kebobolan, yakni Jurrien Timber, Viktor Gyokeres, Gabriel Martinelli, dan Noni Madueke. Namun belum ada sinyal berbahaya selain kembali keluar dari sarang untuk bermain menekan.

PSG nyaris mencetak gol di menit ke-89 andai tembakan Vitinha dari tepi kotak penalti tidak melambung tipis di atas gawang Arsenal. Tembakan Bradley Barcola di menit ketujuh injury time juga melebar. Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal usai.

Skor imbang membuat pertandingan harus dilanjutkan dengan babak tambahan waktu (extra time). Namun, skor tidak berubah. Skor 1-1 bertahan hingga 120 menit sehingga laga dilanjutkan dengan adu penalti.

Dalam babak adu penalti, PSG berhasil menang 4-3. Goncalo Ramos, Desire Doue, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo sukses mencetak gol. Sedangkan di kubu Arsenal, hanya Viktor Gyokeres, Declan Rice, dan Gabriel Martinelli yang sukses, sedangkan Eberechi Eze dan Magalhaes gagal melaksanakan tugasnya. PSG keluar sebagai juara untuk dua musim beruntun.

Susunan pemain

Paris Saint-Germain: Safonov; Mendes, Pacho, Marquinhos (Zabarnyi 106′), Hakimi; Ruiz (Zaire-Emery 95′), Vitinha (Beraldo 106′), Neves; Kvaratskhelia (Barcola 83′), Dembele (Ramos 90+5′), Doue.

Arsenal: Raya; Hincapie, Gabriel, Saliba, Mosquera (Timber 66′); Lewis-Skelly (Zubimendi 91′), Rice; Trossard (Martinelli 83′), Odegaard (Gyokeres 66′), Saka (Madueke 83′); Havertz (Eze 91′). (AK)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA