Bandar Lampung (LB): Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung periode 2025-2030 segera dilantik.
Pelantikan pengurus akan digelar serentak dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung yang dijadwalkan pada 10–11 April 2026, mundur dari jadwal sebelumnya yang diagendakan pada 4-5 April 2026.
Hal ini diputuskan dalam rapat persiapan yang digelar Rabu (2/4/2026). Dalam rapat ini, Ketua JMSI Lampung, Ahmad Novriwan, menjelaskan salah satu alasan perubahan jadwal terkait situasi internal dan kesiapan seluruh pengurus.
Dia berharap seluruh pengurus anggota bisa fokus menyukseskan agenda Pelantikan dan Rakerda Pengurus Daerah JMSI Provinsi Lampung. Ia juga menegaskan pentingnya semangat organisasi yang profesional dan tidak membawa masalah internal ke ranah publik.
“Semangat ber-JMSI harus terus ditingkatkan. Mari kita sukseskan agenda penting ini. Selain itu, saya tegaskan persoalan internal, jangan dibawa ke media sosial,” ujar Ahmad Novriwan.
Rapat tersebut juga mencatat adanya peralihan Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan Pengurus JMSI Lampung dari Junaidi Ismail, yang mundur karena sedang menempuh S2, digantikan Ketua Anton Kurniawan demi kelancaran persiapan pelantikan dan Rakerda.
Selain itu, Ketua JMSI Lampung menyampaikan agenda keberangkatan delegasi JMSI Lampung ke China sebagai bagian dari program pengembangan jaringan dan peningkatan kapasitas anggota, yang menjadi salah satu fokus kegiatan JMSI ke depan.
Ahmad Novriwan menekankan pengurus baru diharapkan mampu menguatkan peran JMSI Lampung sebagai organisasi media siber yang profesional, inovatif, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah maupun sektor swasta dalam pengembangan ekosistem media digital di Lampung.
“Pelantikan yang akan datang bukan sekadar seremoni, tapi momentum untuk menegaskan komitmen seluruh pengurus menjaga integritas, profesionalisme, dan semangat kebersamaan. Insya Allah kita akan mencoba menawarkan aplikasi agregator news sebagai lawan dari Google news, juga satu aplikasi lain guna ikut serta hemat BBM di tengah konflik perang saat ini,” pungkasnya. (*/Red)
Tidak ada komentar