Bandar Lampung (LB): Kusala Sastra Khatulistiwa mengumumkan Daftar Pendek tahun ini. Penghargaan untuk karya sastra Indonesia ini setiap tahunnya paling dinanti penulis Indonesia.
Buku yang lolos seleksi adalah terbitan sepanjang 2024-2025 yang dibagi jadi tiga kategori, yakni kumpulan cerpen, novel, dan puisi. Untuk tahun ini ada tiga kurator yang menyeleksi, yaitu: Eka Kurniawan, Hasan Aspahani, dan Nezar Patria.
Direktur Program Kusala Sastra Khatulistiwa, Gema Laksmi Mawardi, mengatakan penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa tahun ini dapat dukungan dari Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
”Kami melangkah dengan pendampingan tiga kurator buat milih karya sastra terbaik sepanjang tahun,” katanya, Senin (16/6/2025).
Kurator Eka Kurniawan mengungkapkan karya yang terpilih mengingatkan kita kalau sastra mampu menjadi ruang bagi saling memahami dan bertukar gagasan.
”Bagi pembaca, mereka bisa menjelajahi berbagai kemungkinan makna melalui cerita maupun puisi. Bagi penulis dan penyair, ini merupakan apresiasi atas kerja dan gagasan kreatif mereka,” katanya.
Setiap kategori masing-masing ada 5 karya, berikut di antaranya:
Kategori Kumpulan Cerpen
1. Akhir Sang Gajah di Bukit Kupu-kupu karya Sasti Gotama
2. Iblis Tanah Suci karya Arianto Adipurwanto
3. Keluarga Oriente karya Armin Bell
4. Mei Salon karya Iin Farliani
5. Musik Akhir Zaman karya Kiki Sulistyo
Kategori Novel
1. BEK Karya Mahfud Ikhwan
2. Duri dan Kutuk karya Cicilia Oday
3. Matthes karya Alan TH
4. Oni Jouska karya Asep Ardian
5. Paya Nie karya Ida Fitri
Kategori Kumpulan Puisi
1. Dengung Tanah Goyah karya Iyut Fitra
2. Hantu Padang karya Esha Tegar Putra
3. Nyawa, Tinggalah Sejenak Lebih Lama karya Pranita Dewi
4. Syekh Siti Jenar dan Sepinggan Puisi dalam Kobaran Api karya Syaiful Alim
5. Tilas Genosida karya A. Muttaqin. (*)
Tidak ada komentar