Info UnilaPendidikan

Unila dan Perusahaan Asal Thailand Bahas Perpanjangan Kerja Sama Bidang Pertanian

18
×

Unila dan Perusahaan Asal Thailand Bahas Perpanjangan Kerja Sama Bidang Pertanian

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung (LB): Thai Tapioca Starch Association dan Thai Tapioca Association Thailand mengunjungi Universitas Lampung, Kamis (19/10/2023).

Delegasi ini disambut Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan TIK Unila, Dr. Ayi Ahadiat, didampingi Dekan Fakultas Pertanian Prof. Irwan Sukri Banuwa di ruang rapat Dekanat Fakultas Pertanian Unila.

“Pertemuan ini merupakan rancangan diskusi mengenai perpanjangan kerja sama antara Unila dan Thai Tapioca Starch Association dan Thai Tapioca Association yang sudah berlangsung lebih lima tahun,” ungkap Prof. Irwan Sukri Banuwa.

Selain itu, Unila yang diwakili para peneliti dari Fakultas Pertanian berkesempatan mempresentasikan progres dan peluang penelitian tapioka dengan potensi yang relatif berbeda dengan negara Thailand.

Secara terpisah, Dr. Ayi Ahadiat mengatakan industri ubi kayu tapioka sangat berkaitan erat dengan hajat hidup masyarakat petani. Dia meyakini para pihak memiliki tanggung jawab dalam mengawal serta memberikan peluang para petani memanfaatkan momentum dalam memproduksi ubi kayu dari hulu hingga hilir.

“Pertanian merupakan sektor paling dominan pada perekonomian di Provinsi Lampung, secara struktur berkontribusi lebih 35%. Dari hal itu, terdapat kontribusi tanaman pangan ubi kayu tapioka sebagai komoditi dominan di Lampung,” ucap Ayi.

Oleh sebab itu, dia berharap dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat Lampung yang terlibat dalam komoditi ini. Menurutnya, Lampung harus berupaya untuk hilirisasi sektor ini sehingga memberikan dampak lebih besar atas penambahan nilai dari proses tersebut.

“Tapioka memiliki manfaat yang cukup besar sehingga industri ini memiliki cabang yang cukup kompleks bagi UMKM. Unila dengan risetnya turut memajukan pertanian tanaman pangan, khususnya komoditas ubi. Hasil kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Selain dengan Thai Tapioca Starch Association dan Thai Tapioca Association Thailand, Unila juga berkesempatan bekerja sama dengan perguruan tinggi di Thailand dalam penelitian budi daya dan hama penyakit pada pengelolaan ubi kayu atau tapioka. (unl/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *