x

Warga Korban Tanah Longsor di Pekon Sidomulyo Lambar Terima Bantuan KNPI dan RPL

waktu baca 2 minutes
Selasa, 21 Mar 2023 19:56 0 197 Admin

Lampung Barat (LB): Relawan Pemuda Lampung (RPL), DPD KNPI Provinsi Lampung, dan DPD KNPI Bandar Lampung menyerahkan donasi masyarakat Bandar Lampung kepada korban bencana tanah longsor di Pekon Sidomulyo, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Senin (20/3/2023).

Ramadhani Lil Alamin, mewakili Ketua DPD KNPI Lampung Iqbal Ardiansyah mengatakan bantuan yang diserahkan merupakan hasil penggalangan dana di sejumlah ruas lampu merah di Kota Bandar Lampung selama enam hari. Dari penggalangan dana ini, RPL dan jajaran KNPI berhasil mengumpulkan uang Rp7 juta.

“Relawan Pemuda Lampung bersama DPD KNPI Provinsi Lampung dan DPD KNPI Bandar Lampung turun ke jalan menggalang dana di beberapa titik lampu merah di Bandar Lampung,” ujarnya.

Selain itu, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Teknokrat berkerja sama menggalang dana di kampusnya.

Menurutnya, uang yang terkumpul digunakan untuk membeli 250 Kg beras, 8 dus mie instan, 10 karpet telur, dan 3 krat minyak goreng yang kemudian diserahkan sebagai bantuan kepada warga di lima pekon terdampak tanah longsor di Kecamatan Pagar Dewa, Lampung Barat.

“Semoga apa yang kami lakukan dapat bermanfaat dan membantu meringankan beban saudara kita di Pekon Sidomulyo Lampung Barat,” ungkap Rama usai menyerahkan bantuan kepada perwakilan warga.

Sementara itu, Kaur Perencanaan Pekon Sidomulyo, Eko Agustian, mengungkapkan bencana longsor menyebabkan lima pekon rusak parah, bahkan terdapat warga yang kehilangan rumah dan gagal panen. Sekitar 741 warga terdampak musibah tanah longsor ini.

“Kami mewakili jajaran pimpinan Pekon Sidomulyo mengucapkan terima kasih kepada Relawan Pemuda Lampung dan DPD KNPI Provinsi Lampung serta pihak-pihak lain yang telah berdonasi membantu meringankan beban korban bencana tanah longsor yang terjadi di desa kami. Semoga semua selalu diberi kesehatan dan kelancaran rizki. Pak Peratin (kepala desa, red) menitip salam kepada Mba dan Mas semua,” ucapnya.

Selanjutnya dia juga menjelaskan jajaran Pekon Sidomulyo bersama pemuda menyiapkan 8 titik pengungsian. Saat ini, sebagian warga ada yang sudah pulang ke rumah masing-masing. Ada juga warga yang masih trauma, apalagi ketika hujan turun.

“Mereka masih sangat trauma. Aktivitas sekolah tertunda karena medan menuju sekolah masih tertimbun longsor dan sekarang sedang dalam proses perbaikan,” pungkasnya. (**)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA