x

Dirjen Pendis Kemenag Sebut UIN RIL Contoh Pengembangan Kampus Ekoteologi

waktu baca 3 minutes
Kamis, 5 Nov 2026 23:22 0 243 admin

Yogyakarta (LB): Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mendapat apresiasi dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama, Amien Suyitno. Kampus tersebut dinilai berhasil membangun kekhasan perguruan tinggi melalui pengembangan kampus berkelanjutan berbasis ekoteologi.

Apresiasi itu disampaikan Suyitno saat membuka Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (4/11/2026).

Dalam sambutannya, Suyitno menekankan pentingnya setiap Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) memiliki identitas dan keunggulan yang menjadi pembeda dari institusi pendidikan lainnya.

Ia mencontohkan UIN Raden Intan Lampung yang berulang kali mencatatkan prestasi dalam pemeringkatan UI GreenMetric. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan keberhasilan kampus dalam mengembangkan kepedulian terhadap lingkungan sebagai salah satu keunggulan institusi.

Suyitno menjelaskan, kekhasan PTKIN dapat dibangun melalui berbagai bidang, mulai dari reputasi riset, integrasi ilmu agama dan sains, hingga kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Ia juga mengaitkan pengembangan ekoteologi di lingkungan PTKIN dengan perhatian Menteri Agama Nasaruddin Umar terhadap penguatan nilai-nilai keislaman dalam menjaga alam dan lingkungan hidup.

Menurut Suyitno, setiap capaian perguruan tinggi perlu dikembangkan secara berkelanjutan agar tidak berhenti sebagai prestasi, tetapi menjadi identitas institusi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Selain UIN Raden Intan Lampung, Suyitno turut menyoroti capaian UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dalam Times Higher Education World University Rankings 2026. Ia juga mencontohkan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang mengembangkan pendidikan melalui integrasi tradisi Ma’had Al-Jami’ah, penguasaan ilmu agama, dan sains.

Dalam kesempatan tersebut, Suyitno turut mendorong PTKIN lebih serius mendokumentasikan dan mempublikasikan prestasi mahasiswa melalui kanal nasional. Ia meminta para Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama aktif mengisi aplikasi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).

“Dunia harus tahu itu, dan caranya para Wakil Rektor III harus aktif mengisi aplikasi Puspresnas,” tegasnya.

Menanggapi apresiasi tersebut, Rektor UIN Raden Intan Lampung menyatakan capaian dalam pemeringkatan UI GreenMetric merupakan bagian dari komitmen kampus dalam membangun lingkungan pendidikan berkelanjutan yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.

“Bagi UIN Raden Intan Lampung, ekoteologi bukan sekadar program atau upaya meraih penghargaan, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi Islam dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kami terus berupaya menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai budaya kampus yang terintegrasi dalam pendidikan, penelitian, dan kehidupan sivitas akademika,” ungkap Rektor.

Ia menegaskan, UIN Raden Intan Lampung akan terus memperkuat identitas sebagai perguruan tinggi yang memadukan nilai-nilai keislaman, kepedulian terhadap lingkungan, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Dengan penguatan ekoteologi tersebut, UIN RIL berupaya menjadikan kepedulian terhadap lingkungan tidak hanya sebagai program institusi, tetapi juga bagian dari budaya akademik dan kehidupan sehari-hari sivitas akademika.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

November 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
LAINNYA