x

Putus Penyebaran Covid-19, Gubernur Arinal Minta Usaha Bidang Pariwisata Tutup Sementara

waktu baca 2 minutes
Jumat, 8 Mei 2020 20:47 0 129 admin

BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi meminta pengelola pariwisata di Lampung menutup sementara tempat usaha yang dikelolanya untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19 di Provinsi Lampung.

Hal itu disampaikan Arinal dalam rapat bersama para stakeholder bidang pariwisata dalam rangka penanganan Covid-19 di Provinsi Lampungyang di Posko Gugus Tugas Covid-19, Ruang Abung, Balai Keratun, Bandar Lampung, Jumat (8/5/2020).

GUBERNUR Lampung Arinal Djunaidi meminta stake holder bidang pariwisata bekerja sama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Lampung, Jumat (8/5/2020).

“Objek pariwisata sangat potensial dalam menghadirkan kerumunan masyarakat. Oleh karena itu, saya berharap dalam pertemuan ini dapat merumuskan langkah-langkah untuk menangani Covid-19,” ujarnya.

Terkait upaya memutus mata rantai Covid-19, Arinal berpendapat pengelola pariwisata diharapkan dapat bekerja sama untuk menutup sementara tempat wisata yang dikelolanya.

“Saya ingin teman-teman yang punya akses bisnis di bidang pariwisata agar mematuhi protokol kesehatan, Maklumat Kapolri, dan Surat Edaran Mendagri. Saya juga sudah mengeluarkan Surat Edaran terkait larangan kumpul di tempat-tempat seperti restoran, hotel, dan pantai,” jelas Gubernur.

Dalam kesempatan ini Arinal mengajak semua pihak bergotong royong, bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19.

GUBERNUR Arinal Djunaidi didampingi Wakil Gubernur Chusnunia Chalim meminta pelaku usaha pariwisata untuk menutup sementara usahanya.

“Ayo kita bersama-sama bergotong royong dengan seluruh elemen masyarakat mencegah penyebaran Covid-19,” kata Gubernur.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Chusnunia Chalim mengajak pelaku usaha bidang wisata untuk bersama-sama menangani dan mencegah penyebaran Virus Covid-19 di Provinsi Lampung.

Nunik juga mengajak stakeholder bidang pariwisata melakukan persiapan varian atraksi di tempat wisata untuk menarik minat wisatawan usai masa Covid-19. Hal ini mengingat adanya kecenderungan masyarakat merasa bosan setelah cukup lama berdiam diri di rumah.

“Ketika Covid-19 ini selesai, masyarakat akan membeludak di tempat-tempat wisata untuk jalan-jalan. Hal ini disebabkan adanya rasa bosan dan jenuh berdiam di rumah. Oleh sebab itu, stakeholder harus menyiapkan varian atraksi untuk mengundang wisatawan,” ujarnya. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mei 2020
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
LAINNYA