Lampung Selatan (LB): Ruas jalan dua lajur dari Tugu Perahu Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan terlihat rusak dan dipenuhi lubang.
Jalan ini merupakan jalan padat yang dilintasi pengendara dari seputaran Bandar Lampung, terutama wilayah Sukarame, Way Halim, Kedaton dengan tujuan Desa Sabah Balau, Way Galih dan Tanjung Bintang, atau sebaliknya.
“Jalan ini jalur utama yang banyak dilalui pengendara tujuan Tanjung Bintang karena jarak tempuhnya lebih dekat dan jalannya relatif bagus. Jalan yang rusak hanya di dekat Tugu Perahu dekat lapangan golf itu,” ucap Warno yang mengaku tinggal di Desa Sabah Balau.
Dia juga mengatakan, bagi warga Desa Sabah Balau, ruas jalan ini merupakan akses keluar masuk menuju Kota Bandar Lampung.

JALAN RUSAK. Beginilah kondisi ruas jalan dua lajur Tugu Perahu Desa Sabah Balau, Kabupaten Lampung Selatan. Selain jalan yang rusak, tampak median jalan sudah menjadi belukar dan ditumbuhi rumput liar. (Foto: Lampung Barometer)
“Warga Desa Sabah Balau dan Desa Way Galih menggunakan jalan ini setiap hari. Apalagi anak-anak sini yang sudah SMP, sekolahnya di Bandar Lampung karena di sini tidak ada SMP negeri. Kalau kondisi jalannya rusak seperti itu khawatir terjadi kecelakaan,” ujar Warno.
Ungkapan senada dikatakan Eko yang mengaku tinggal di Desa Way Galih, Kecamatan Tanjung Bintang. Bapak dua anak ini mengaku setiap pagi mengantar anaknya sekolah di SMPN 24 Bandar Lampung sehingga rutin melintasi jalan tersebut.
Oleh sebab itu, dia berharap Pemerintah segera memperbaiki ruas jalan yang rusak tersebut.
Sementara itu, berdasarkan pantauan Media Siber lampungbarometer.id, Sabtu (3/8/2024) kondisi jalan yang rusak parah terjadi di ruas jalan dua lajur, dimulai dari Tugu Perahu hingga perkebunan karet milik PTPN 7 Way Galih sepanjang sekitar 100 meter.
Selain badan jalan yang dipenuhi lubang yang berisiko menjadi penyebab kecelakaan, median jalan juga sudah ditumbuhi ilalang dan rumput liar dan menjadi semak belukar sehingga kendaraan di lajur lainnya tidak lagi terlihat dari lajur sebelahnya saat berpapasan. (Che Aritonang)
Tidak ada komentar