x

Prajurit Korem 043 Gatam Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2021 yang Dipimpin Presiden

waktu baca 3 minutes
Selasa, 1 Jun 2021 18:39 0 146 admin

BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Prajurit Korem 043/Garuda Hitam mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo secara virtual dari Ruang Media Centre Korem 043/Gatam dengan hidmat dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, Selasa (1/6/2021).

Upacara dilaksanakan di Gedung Pancasila Jakarta dengan Inspektur Upacara  Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor dan Komandan Upacara Kolonel Inf. Muhammad Imam Gogor, Perwira Upacara Brigjen TNI Novi Helmy Prasetya, S.I.P.

Kegiatan upacara ini dihadiri di antaranya Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden RI Ke-6 Try Sutrisno, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD La Nyalla Mattaliti, Ketua MA Muhammad Syarifuddin, Ketua MK Anwar Usman, Ketua KY Mukti Fajar, Ketua BPK Agung Firman Sampurna yang hadir secara daring.

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni harus benar-benar dimanfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan  bernegara. Walaupun Pancasila telah menyatu dalam kehidupan kita sepanjang Republik Indonesia ini sendiri, tantangan yang dihadapi Pancasila bukan semakin ringan, sebab globalisasi dan interaksi antar belahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.

PRAJURIT Korem 043/Garuda Hitam mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo secara virtual dari Ruang Media Centre Korem 043/Gatam, Selasa (1/6/2021).

“Yang harus kita waspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi termasuk rivalitas antarpandangan, rivalitas antarnilai-nilai dan rivalitas antarideologi, Ideologi transnasional cenderung semakin meningkat memasuki berbagai lini kehidupan masyarakat dengan berbagai cara dan berbagai strategi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Presiden.

Lebih lanjut Presiden menyampaikan, ideologi revolusi industri 4.0 telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog, berinteraksi dan berorganisasi dalam skala besar lintas negara,  interaksi antardunia juga semakin mudah dan cepat. Hal ini bisa digunakan ideolog-ideolog transnasional radikal untuk merambah ke seluruh pelosok tanpa mengenal lokasi dan waktu. Sebab, kecepatan ekspansi ideologi transnasional radikal bisa melampaui standar normal ketika memanfaatkan disrupsi teknologi ini.

Dalam menghadapi semua ini, ujar Presiden, perluasan dan pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak bisa dilakukan dengan cara biasa, diperlukan cara-cara baru yang luar biasa dalam memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terutama revolusi industri 4.0.  dan sekaligus Pancasila harus menjadi pondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkeindonesiaan.

“Saya mengajak seluruh aparat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pendidik, kaum profesional, generasi muda Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai pancasila dalam mewujudkan indonesia maju yang kita cita-citakan,“ ujar Jokowi. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA