x

Desa Sidodadi Pesawaran Desa Cantik Terbaik 2026, Bupati Nanda Terima Penghargaan

waktu baca 4 minutes
Minggu, 27 Sep 2026 16:44 0 18 admin

Jakarta (LB): Prestasi Kabupaten Pesawaran kembali menembus panggung nasional. Desa Sidodadi, Kecamatan Teluk Pandan, ditetapkan sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Terbaik Nasional 2026 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) RI.

Penghargaan tersebut diterima Bupati Pesawaran Hj. Nanda Indira B., S.E., M.M. dalam rangkaian Peringatan Hari Statistik Nasional (HSN) sekaligus Malam Penganugerahan BPS 2026 di Hotel The Grand Platinum Jakarta, Sabtu (26/9/2026).

Penghargaan diserahkan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian. Desa Sidodadi menjadi satu-satunya penerima penghargaan Desa Cantik Terbaik 2026 dari Provinsi Lampung.

Bagi Pemerintah Kabupaten Pesawaran, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan atas capaian satu desa. Prestasi itu sekaligus menjadi penanda penguatan tata kelola data hingga tingkat pemerintahan paling dekat dengan masyarakat.

Nanda mengatakan capaian Desa Sidodadi merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Pesawaran, BPS Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Desa Sidodadi, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program Desa Cantik.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama dan bentuk komitmen seluruh pihak dalam membangun tata kelola data di tingkat desa. Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BPS Kabupaten Pesawaran, Pemerintah Desa Sidodadi, serta seluruh pihak yang telah memberikan kontribusi,” ujar Nanda.

Menurut dia, penghargaan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat budaya penggunaan data dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Pesawaran.

Data, kata Nanda, tidak semestinya berhenti sebagai dokumen administratif. Pengelolaan data yang baik dapat membantu pemerintah memahami kondisi masyarakat secara lebih akurat, memetakan potensi dan persoalan wilayah, hingga menentukan prioritas pembangunan serta pelayanan publik.

“Capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan data hingga tingkat desa. Data tidak hanya menjadi dokumen atau kebutuhan administrasi, tetapi harus benar-benar dimanfaatkan sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan dan pengambilan kebijakan,” katanya.

Data Desa untuk Kebijakan yang Lebih Tepat

Program Desa Cantik merupakan inisiatif BPS untuk mendorong peningkatan literasi statistik serta kesadaran dan peran aktif pemerintah desa maupun masyarakat dalam mengelola dan memanfaatkan data.

Melalui program ini, desa didorong membangun tata kelola data yang lebih baik sehingga informasi statistik dapat dimanfaatkan sebagai dasar perencanaan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam sambutannya menegaskan pentingnya data dan statistik dalam mendukung pembangunan nasional.

Menurut Amalia, statistik tidak hanya menjadi bagian dari proses administrasi, tetapi juga menjadi landasan bagi berbagai pihak dalam memahami kondisi dan menentukan arah pembangunan.

Kebutuhan terhadap data statistik, lanjutnya, mencakup berbagai aspek pembangunan. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara BPS, pemerintah, lembaga, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat untuk menghasilkan statistik yang berkualitas sekaligus bermanfaat.

“Mari kita jadikan HSN tahun 2026 ini sebagai langkah bersama untuk memperkuat kolaborasi untuk statistik yang semakin berkualitas, bermakna, dan berdampak,” kata Amalia.

Sidodadi Satu-satunya dari Lampung

Penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional 2026 diberikan kepada 12 desa/kelurahan dari berbagai provinsi di Indonesia.

Selain Desa Sidodadi di Pesawaran, penerima penghargaan tersebut yakni Desa Rindu Hati dari Bengkulu; Desa Kaposang dari Kepulauan Bangka Belitung; Kelurahan Setabelan dari Jawa Tengah; Kelurahan Bulak Banteng dari Jawa Timur; Desa Pengambengan dan Desa Bongkasa Pertiwi dari Bali.

Selanjutnya, Kelurahan Praya dan Desa Rarang Selatan dari Nusa Tenggara Barat; Desa Sumber Sari dari Kalimantan Timur; Desa Limbu Sedulun dari Kalimantan Utara; serta Kelurahan Lolu Utara dari Sulawesi Tengah.

Dengan capaian tersebut, Desa Sidodadi menjadi representasi Provinsi Lampung dalam jajaran desa/kelurahan terbaik nasional dalam program Desa Cantik 2026.

Dalam acara tersebut, Nanda hadir didampingi Plt. Kepala Dinas Kominfotiksan M. Ardhiansyah Putra Agung, Kepala BPS Kabupaten Pesawaran Gunawan Catur Prasetyo, Statistisi Ahli Madya BPS Kabupaten Pesawaran Maya Narang Ali, serta Kepala Desa Sidodadi Tunggal Saputro.

Penganugerahan HSN 2026 turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu, Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi, Ketua Forum Masyarakat Statistik Rusman Heriawan, serta perwakilan kementerian dan lembaga.

Prestasi Desa Sidodadi menempatkan pengelolaan statistik di tingkat desa sebagai bagian penting dari agenda pembangunan daerah. Capaian tersebut juga menunjukkan bagaimana data dapat ditempatkan bukan sekadar sebagai arsip pemerintahan, melainkan sebagai instrumen untuk membaca persoalan dan menentukan arah pembangunan. (*/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
LAINNYA