Lampung Barat (LB): Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, mengingatkan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lampung Barat agar menggunakan strategi yang benar demi mendapatkan data yang akurat dari masyarakat pada sensus ekonomi yang akan dilaksanakan Mei hingga Juli 2026 mendatang.
Demikian disampaikan Parosil Mabsus saat menyambut audensi BPS Lampung Barat yang dipimpin Plt. Kepala BPS Tambat Sahrial, di ruang kerja Bupati, Senin (23/2/2026).
Menurut Parosil, sensus ekonomi merupakan sebuah program strategis sehingga Pemerintah Daerah Kabupaten Lampung Barat wajib mendukung penuh kegiatan tersebut.
“Saya berharap pihak BPS melakukan secara objektif dengan harapan mendapatkan hasil yang menunjukkan grafik yang menggembirakan,” ujarnya.
“Jangan sampai hasil sensus yang dilakukan 10 tahun sekali tersebut justru menunjukkan grafik yang tidak meningkat, sedangkan prekonomian Lampung Barat saat ini mengalami peningkatan,” imbuh Bupati.
Hal tersebut, ucap Parosil, disebabkan berbagai faktor, di antaranya kurangnya sosialisasi dari BPS sehingga masyarakat tidak mengerti maksud kedatangan petugas, atau petugas melakukan sensus dengan strategi yang tidak benar sehingga masyarakat tidak menyajikan data yang akurat.
“Petugas sensus harus bisa melihat waktu agar masyarakat memberikan data yang akurat sehingga dapat menunjukkan hasil statistik yang nyata. Jangan sampai melakukan sensus saat masyarakat sedang sibuk sehingga tidak menyajikan data akurat,” tutur Parosil Mabsus.
“Saya berharap hasil sensus ekonomi ini memaparkan hasil yang menggembirakan sehingga menjadi rujukan bagi Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi,” pungkasnya.
Plt. Kepala BPS Lampung Barat Tambat Sahrial menjelaskan sesuai amanat undang-undang, kegiatan sensus ekonomi dilakukan 10 tahun sekali. Pelaksanaannya berlangsung serentak di seluruh Indonesia pada Mei hingga Juli 2026 dengan moda pendataan berbasis Web, Android atau paper dan pensil.
Tambat meminta dukungan dan kolaborasi kepada Pemerintah Daerah dalam melaksanakan sensus ekonomi tersebut. “Keberhasilan sensus ekonomi ini sangat bergantung kepada semangat gotong royong serta sinergi dari semua pihak berkepentingan,” ujar Tambat. (*/Sandori)
Tidak ada komentar