x

Bupati Lamtim Tinjau Smart Farming Cabai di Desa Marga Toto, Dorong Pertanian Berbasis Teknologi

waktu baca 2 minutes
Kamis, 9 Jul 2026 18:53 0 96 admin

Foto: Antara

Lampung Timur (LB): Pemerintah Kabupaten Lampung Timur terus mempercepat transformasi sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi modern. Hal itu ditunjukkan Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, saat meninjau uji coba budi daya cabai berbasis Smart Farming di Desa Marga Toto, Kecamatan Metro Kibang, Kamis (9/7/2026).

Uji coba pada lahan seluas satu hektare itu menjadi tonggak awal penerapan sistem pertanian berbasis teknologi di Lampung Timur. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, menekan biaya produksi, sekaligus menghasilkan komoditas pertanian yang lebih berkualitas dan memiliki daya saing tinggi.

Bupati menegaskan penerapan Smart Farming merupakan salah satu langkah strategis dalam menjawab berbagai tantangan sektor pertanian di era modern.

“Pemanfaatan teknologi melalui Smart Farming diharapkan mampu meningkatkan produktivitas cabai, menekan biaya operasional, serta menghasilkan produk pertanian yang lebih berkualitas dan berdaya saing. Ke depan, inovasi seperti ini diharapkan dapat diterapkan lebih luas di berbagai wilayah Kabupaten Lampung Timur,” ujar Ela.

Smart Farming merupakan sistem pertanian modern yang mengintegrasikan teknologi digital, seperti Internet of Things (IoT), cloud computing, dan berbagai sensor otomatis. Melalui teknologi tersebut, petani dapat memantau kondisi tanaman secara real time, mulai dari kebutuhan air, pemupukan, hingga kondisi lingkungan, sehingga pengelolaan lahan menjadi lebih presisi, efektif, dan efisien.

Dengan sistem ini, proses budi daya tidak lagi semata-mata bergantung pada pengalaman, tetapi didukung data yang akurat untuk membantu petani mengambil keputusan secara cepat dan tepat.

“Modernisasi sektor pertanian menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Pemanfaatan teknologi diyakini mampu membuat sektor pertanian lebih adaptif terhadap perubahan iklim, lebih efisien dalam penggunaan sumber daya, serta menghasilkan komoditas bernilai ekonomi tinggi,” ujar Bupati.

Bupati menegaskan, Pemkab Lampung Timur berkomitmen memperluas penerapan pertanian berbasis teknologi sebagai bagian dari transformasi menuju sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan para petani, inovasi Smart Farming diharapkan menjadi penggerak peningkatan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah pada masa mendatang. (*/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
LAINNYA