x

Danrem 043/Gatam Hadiri Peresmian Jembatan Gantung Garuda di Kelumbayan ‎

waktu baca 2 minutes
Selasa, 30 Des 2025 22:24 0 464 admin

‎​Tanggamus (LB): Harapan dan senyum mengiringi langkah anak-anak sekolah di Pekon Umbar, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus dengan diresmikannya Jembatan Gantung Garuda yang dihadiri Komandan Korem (Danrem) 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Haryantana, Selasa (30/12/2025).

‎Jembatan gantung Garuda menjadi solusi atas risiko keselamatan yang selama bertahun-tahun menghantui warga, khususnya para pelajar sekaligus wujud nyata kepedulian negara.

‎​​Pembangunan jembatan ini merupakan bantuan langsung Presiden RI Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertahanan yang pengerjaannya secara kolaboratif oleh personel TNI dari Kodam XXI/Radin Inten, Korem 043/Gatam, dan Kodim 0424/Tanggamus.

‎Jembatan ini menjadi bukti komitmen negara dalam menjamin keselamatan, akses pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil.

‎​Selama bertahun-tahun, siswa di Pekon Umbar terpaksa menyeberangi sungai dengan arus deras demi menuntut ilmu. Saat musim hujan, ancaman keselamatan sering memaksa mereka meliburkan diri. Kondisi inilah yang memicu instruksi pusat kepada jajaran TNI AD untuk segera membangun sarana penyeberangan yang aman dan layak.

‎​Danrem menegaskan jembatan gantung Garuda bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan simbol kepedulian terhadap generasi penerus bangsa.

‎​“Pembangunan jembatan ini adalah perintah langsung Bapak Presiden Prabowo Subianto. Beliau tidak ingin lagi melihat anak-anak Indonesia harus mempertaruhkan nyawa hanya untuk berangkat sekolah. Jembatan ini adalah jembatan harapan menuju masa depan yang lebih cemerlang bagi anak-anak Pekon Umbar,” tegas Brigjen TNI Haryantana.

‎​Jembatan yang dibangun dengan konstruksi kokoh ini dirancang untuk menghubungkan wilayah yang sebelumnya terisolasi saat debit air sungai meningkat.

‎Danrem menjelaskan tiga dampak utama dari kehadiran jembatan ini:

‎1. Keamanan Pendidikan: Menjamin keselamatan siswa saat berangkat dan pulang sekolah tanpa rasa khawatir terseret arus.

‎2. Akses Layanan Kesehatan: Mempercepat mobilitas warga menuju fasilitas kesehatan dalam kondisi darurat.

‎3. Penguatan Ekonomi: Mempermudah distribusi hasil pertanian dan perkebunan, sehingga biaya logistik warga dapat ditekan.
‎​
‎​Salah satu tokoh masyarakat Pekon Umbar mengungkapkan dibangunnya jembatan ini adalah impian yang menjadi kenyataan.

‎“Dulu kalau sungai meluap, anak-anak terpaksa libur. Sekarang, mau hujan atau sungai pasang, mereka bisa menyeberang kapan saja dengan aman. Terima kasih TNI dan Pemerintah,” ungkapnya.

‎​Peresmian jembatan dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Lampung dan Kabupaten Tanggamus, tokoh adat, tokoh pemuda, serta puluhan siswa sekolah. (*/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA