x

‘Pamer PAMOR’ Hadirkan 46 Karya Terpilih Pelukis Lampung

waktu baca 3 minutes
Jumat, 28 Nov 2025 14:50 0 203 admin

‎Bandar Lampung (LB): Gedung Dewan Kesenian Lampung (DKL) tampak sibuk pada Jumat (29/11), menjelang dibukanya pameran seni rupa “Pamer PAMOR” yang akan berlangsung 29 November hingga 4 Desember 2025.

‎Para panitia memasang label karya, menata instalasi, dan menyetel pencahayaan agar setiap karya menampilkan “pamor”—aura visual yang kuat dan memikat, sesuai tema pameran.

‎Pameran yang digelar Sanggar Seni Lampung Ornamen ini menghadirkan 46 karya terpilih hasil seleksi dari sekitar 70 lebih karya yang masuk dalam open call. Proses kurasi dilakukan David, kurator sekaligus penggiat seni rupa Lampung.

‎David mengungkapkan karya yang lolos adalah karya yang memiliki daya pukau, daya ganggu, dan kekuatan konsep.
‎Dia menambahkan setiap karya dalam pameran ini adalah refleksi dari konteks zaman dan pergulatan personal para perupa.

‎“Seni rupa bukan lahir dari kebetulan. Ia merupakan hasil perjumpaan antara pengalaman personal, kondisi sosial-budaya, dan tantangan zaman yang berbeda,” kata David.

PAMER PAMOR. Dewan Kesenian Lampung (DKL) menggelar Pameran bertajuk “Pamer PAMOR” di Gedung DKL pada 29 November sampai 4 Desember 2025.

‎Ketua panitia sekaligus Ketua Sanggar Seni Lampung Ornamen, Damsi Tarmizi, menyampaikan persiapan telah mencapai 95 persen. Pembukaan pameran dijadwalkan Sabtu (29/11/2025) pukul 10.00 WIB, dan rangkaian kegiatan akan berlangsung selama enam hari.

‎“Keterlibatan perupa senior hingga pelajar SMP menjadi hal yang membanggakan. Ini menunjukkan keragaman dan semangat berkesenian yang terus hidup di Lampung,” ujarnya.

‎Menurut Damsi, pameran kali ini juga menarik karena menghadirkan enam peserta dari luar Lampung, antara lain Yogyakarta, Jawa Barat, Jakarta, Kalimantan Timur, Jambi, dan Bengkulu. Selain karya lukis, terdapat pula empat karya instalasi yang memperkaya variasi penampilan.

‎“Semoga pameran ini berlangsung lancar dan sukses. Selamat berpameran,” ujar Damsi.

‎Sementara itu Sekretaris Panitia, Alia Larasati, menjelaskan Pamer PAMOR sudah dipersiapkan sejak lima bulan lalu melalui open call pada bulan Juli. Namun, sempat tertunda pada September sebelum akhirnya kembali berjalan setelah mendapatkan kepastian pendanaan dari Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah 7, Kementerian Kebudayaan RI.

‎Sekretaris Umum Dewan Kesenian Lampung (DKL), Avip Bagus S. mengatakan DKL memberikan dukungan penuh bagi penyelenggaraan ini dan menyebut pameran ini sebagai ruang penting bagi penguatan wacana seni di Lampung. “Pamer PAMOR” memberi nilai lebih, bukan hanya apresiasi visual, tetapi juga ruang dialog seni,” ujarnya.

‎Salah satu peserta, Sapto Wibowo, berharap adanya kurator dalam pameran ini akan membuat karya yang dipamerkan betul-berul kuat dan memiliki pamor.

‎“Kali ini kami mencoba menghadirkan pameran dengan kurator untuk memastikan karya yang ditampilkan benar-benar memiliki pamor yang kuat,” ujar perupa Sapto Wibowo, yang turut mempersiapkan karyanya.

‎Pameran ini dijadwalkan akan dibuka resmi Ketua Umum DKL, Prof. Dr. Satria Bangsawan, SE., M.Si. Penyelenggara berharap pameran ini semakin mempertegas posisi Lampung sebagai wilayah seni yang berkembang dan terus menarik perhatian perupa dari berbagai daerah. (*/ch)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

November 2025
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
LAINNYA