x

‎Protes, Wali Murid SDN di Pesawaran Tolak Guru Baru Lulusan SMA Jadi Wali Kelas

waktu baca 2 minutes
Selasa, 2 Sep 2025 17:03 0 608 admin

Pesawaran (LB): Dunia pendidikan di Kabupaten Pesawaran kembali berpolemik. Kali ini wali murid SDN 6 Taman Sari Kecamatan Gedong Tataan protes dan menolak kebijakan Kepala Sekolah Ida Laila yang menunjuk guru honorer lulusan SMA sebagai wali kelas.

‎Para wali murid melayangkan protes keras terkait penunjukan guru baru tersebut sebagai wali kelas, sebab masih ada guru yang lebih senior lulusan sarjana yang dianggap lebih kompeten untuk menjadi wali kelas.

‎Salah satu wali murid berinisial E (36), kepada lampungbarometer.id, mengungkapkan kekecewaan dan mengaku keberatan dengan kebijakan sekolah tersebut.

‎”Kami keberatan Pak jika anak yang baru lulus sekolah SMA sudah ngajar di SD ini, apalagi sampai jadi wali kelas anak-anak kami. Apa sudah tidak ada guru lain yang lebih berpengalaman?” ucapnya, Selasa (2/9/2025).

‎Kekecewaan dan penolakan tersebut, ucap E, dia sampaikan lantaran SDN 6 Taman Sari memiliki tenaga pendidik yang cukup banyak.

‎”Kalau guru tidak kurang, ada 18 orang guru. 7 di antaranya berstatus PNS termasuk kepala sekolah, 1 orang guru berstatus PPPK, serta 10 guru honorer. Ini jadi pertanyaan kami, mengapa posisi wali kelas justru diberikan kepada lulusan SMA yang baru belajar mengajar,” ungkapnya.

‎”Peristiwa ini seakan menegaskan kualitas pendidikan di Pesawaran dan carut-marut sistem rekrutmen guru honorer,” tegasnya.

Selanjutnya E mengatakan keterbatasan anggaran sering menjadi kambing hitam sebagai alasan untuk menempatkan tenaga pengajar tanpa kualifikasi memadai padahal peran wali kelas sangat strategis karena menjadi penghubung utama antara sekolah, siswa, dan orang tua.

‎Oleh sebab itu, E berharap pihak Dinas Pendidikan segera turun tangan agar kualitas pendidikan di SDN 6 Taman Sari tidak dikorbankan hanya karena alasan administratif atau keterbatasan tenaga.

‎”Kami berharap pihak Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Pesawaran segera turun tangan,” pungkasnya.

‎Sayangnya saat dikonfirmasi langsung ke kantornya, Kepala SDN 6 Taman Sari, Ida Laila, S.Pd., tidak berada di tempat. Salah satu guru menyebutkan kepala sekolah sedang mengikuti rapat koordinasi (Rakor).

‎”Kalau tadi ada Pak, bahkan sempat ikut senam. Tapi sekarang sedang ada rakor, kami juga tidak tahu di SD mana. Kalau soal kebijakan wali kelas, sebaiknya langsung ke kepala sekolah saja,” ucap Deska, salah satu guru.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun lampungbarometer.id, guru baru yang dimaksud berinisial PUT dan menjadi Wali Kelas kelas 2 di SDN 6 Taman Sari. (Yadi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

September 2025
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
LAINNYA