x

‎BBPL Gelar Bimtek Revitalisasi Bahasa Daerah untuk Guru Bahasa Lampung

waktu baca 2 minutes
Jumat, 11 Jul 2025 11:15 0 681 admin

‎Bandar Lampung (LB): Balai Bahasa Provinsi Lampung (BBPL) mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) selama tiga hari, 10-12 Juli 2025.

‎Kegiatan Bimtek yang bertujuan agar pembelajaran Bahasa Lampung lebih menyenangkan dan menjadi wahana ekspresi pemelajar ini, diikuti 112 guru Bahasa Lampung.

‎Bimbingan Teknis RBD merupakan kegiatan rutin yang diadakan BBPL sejak tiga tahun terakhir. Sasaran kegiatan ini adalah guru Bahasa Lampung Tingkat SD dan SMP se-Provinsi Lampung. Sebelumnya, BBPL telah melaksanakan kegiatan serupa pada 7—9 Juli yang ditujukan bagi guru Bahasa Lampung tingkat SD.

‎Kegiatan dibuka Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, S.S.T.P., M.H. Dalam sambutannya, Thomas menyambut baik kegiatan tersebut. Thomas juga mengharapkan para guru dapat mengembangkan bahan ajar yang lebih adaptif, sesuai dengan kurikulum yang digunakan saat ini, yakni pembelajaran mendalam (deep learning).

‎“Harapan kami, materi bahasa Lampung bisa diterima lebih baik. Tugas guru bukan hanya bekerja, tetapi juga mendidik para siswa. Oleh karena itu, para guru harus memiliki strategi dan kreativitas dalam menyampaikan materi pembelajaran,” ujarnya.

‎Dalam kesempatan ini, Kepala Balai Bahasa Provinsi Lampung, Halimi Hadibrata, M.Pd. menyampaikan RBD bertujuan mengubah sikap negatif masyarakat terhadap bahasa, sastra, dan budaya daerah menjadi sikap positif.

‎“Kami sangat berharap RBD menjadi wahana ekspresi para pemelajar dalam menggunakan bahasa daerah, salah satunya melalui model pembelajaran komedi tunggal. Pembelajaran komedi tunggal memang tidak disebutkan secara eksplisit dalam kurikulum, tetapi kemampuan berkomedi tunggal mampu melatih keterampilan berbicara anak, terutama berbicara menggunakan bahasa Lampung,” jelasnya.

‎Sementara itu, Ketua Pelaksana Bimtek, Sustiyanti, menjelaskan kegiatan RBD telah dilaksanakan sejak 2023. Setiap tahun, model pembelajaran dievaluasi dan disesuaikan dengan kebutuhan para siswa yang merupakan tunas bahasa ibu. Pada 2025, ujarnya, ada penambahan model pembelajaran baru, yaitu bernyanyi lagu Lampung.

‎“Harapan kami, model ini dapat mengenalkan budaya Lampung lebih dekat dengan siswa dan membuat mereka senang belajar bahasa, sastra, dan  Lampung,” ujarnya.

‎Sustiyanti berharap setelah mengikuti Bimtek, para guru dapat melakukan pengimbasan kepada guru sejawat di tempat tugas masing-masing. Para guru yang terimbas kemudian mengajarkan model-model yang ada kepada para siswa sehingga tumbuh tunas-tunas bahasa ibu.

‎“Puncak kegiatan RBD ini adalah Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang diselenggarakan Oktober mendatang,” ucapnya. (*/rian)

‎Sumber: Balai Bahasa Provinsi Lampung

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Juli 2025
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
LAINNYA