x

Wartawati di Kalimantan Diduga Dibunuh Oknum TNI AL yang Ternyata Kekasihnya, Sudah Lamaran dan Segera Menikah

waktu baca 4 minutes
Sabtu, 29 Mar 2025 12:33 0 833 admin

‎Bandar Lampung (LB): Anggota TNI AL berinisial J alias Jumran diduga sebagai pelaku pembunuhan wartawati di Kalimantan Selatan, Juwita, ternyata merupakan kekasih korban. Bahkan keduanya sudah berencana segera menikah pada Mei mendatang.

‎Namun rencana pernikahan keduanya kini kandas, malah berujung tragedi pembunuhan. Motif pembunuhan Juwita (23) oleh prajurit TNI-AL berpangkat kelasi satu berinisial J alias Jumran, masih dalam penyelidikan.

‎Beberapa spekulasi pun berkembang, sebab saat jasadnya ditemukan di Jalan Gunung Kupang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, barang berharga milik korban masih ada di lokasi, termasuk motor matic Nopol DA 6913 LCS, hanya smartphone dan dompet korban yang tidak ada di lokasi.

‎Belakangan diketahui, selain berprofesi jurnalis, Juwita juga ternyata berstatus sebagai mahasiswa semester akhir di Universitas Islam Kalimantan (Uniska) Muhammad Arsyad Al-Banjar.

‎Praja Ardinata, kakak korban kepada media lokal menyebutkan Juwita dan terduga pelaku sedang menyiapkan pernikahan yang direncanakan pada Mei 2025 mendatang. Dia juga mengatakan pihak keluarga J sudah datang ke rumah orang tua Juwita untuk melakukan prosesi lamaran, tapi dalam prosesi lamaran tersebut J tidak ikut hadir dan hanya diwakili ibunya dan anggota keluarganya.

‎‘’Saya tidak mengenal terduga pelaku. Saat posisi lamaran itu yang bersangkutan tidak hadir, diwakilkan mamanya sama abangnya,” ungkap Praja, Jumat (27/3/2025).

‎Kini, rencana bahagia dua keluarga itupun berujung duka. Kedua pihak keluarga tidak menduga, Juwita tewas diduga dibunuh kekasihnya. Kini bukan hanya rencana pernikahan itu gagal, terduga pelaku juga terancam dipecat dari kesatuannya dan mendapat hukuman berat.

‎Sementara itu, dikutip dari detikcom rekan Juwita, Devi Farah Diba, mendapat kesan kurang baik tentang sosok J. Sebagai teman korban, Devi mengaku sempat beberapa kali mendengar korban bercerita tentang kekasihnya itu yang sering marah dan bicara keras.

‎”Juwita baru-baru ini aja cerita siapa pacarnya dan dari mana. Omongannya keras kalau udah marah. Makanya dia (Juwita) sering panik kalau jadwal lelet atau pulang malam,” ucap Devi.

‎Terpisah, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Rosyanto Yudha menyebut akan segera melakukan press release mengenai kasus yang menimpa jurnalis wanita tersebut.

‎”Diusahakan tak lama lagi,” kata Yudha, Rabu (26/3/2025) malam.

‎Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memastikan proses hukum kasus pembunuhan tersebut akan dilakukan transparan. Anggotanya yang terbukti menjadi pelaku akan mendapatkan hukuman sesuai ketentuan perundang-undangan.

‎’’Pokoknya kalau proses hukum (akan) transparan dan dihukum berat,’’ ujarnya kepada wartawan di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (27/3/2025).

‎Sebelumnya, Mayor Laut (PM) Ronald Ganap, Komandan Detasemen Polisi Militer Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan, membenarkan terduga pelaku adalah anggota Lanal Balikpapan berinisial J.

‎”Kami mengonfirmasi bahwa benar telah terjadi kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Lanal Balikpapan berinisial J, terhadap korban saudari Juwita,’’ katanya dalam konferensi pers, Rabu (26/3/2025).

‎Saat ini, lanjut Ronald, pihaknya masih berupaya mengungkap kejadian tersebut. Terduga pelaku telah diamankan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Lanal Balikpapan dan akan menjalani proses hukum secara transparan.

‎‘’Mohon kesabaran rekan-rekan media terkait perkembangan penyidikan kasus yang melibatkan anggota kami ini,” tegasnya.

‎Ronald menyatakan pihaknya belum bisa mengungkapkan motif kasus ini serta hubungan antara korban dan terduga pelaku. Pihaknya turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.

‎”Kami juga memohon maaf atas kejadian yang melibatkan oknum anggota kami ini dan memastikan jika terbukti bersalah, tersangka akan menerima sanksi serta hukuman yang setimpal sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

‎Korban Juwita kali pertama ditemukan warga tergeletak di tepi jalan arah Kiram dari akses Jalan Gunung Kupang, Banjarbaru, Sabtu (23/3/2024) pukul 14.57. Kondisinya sudah tidak bernyawa dekat motor matic hitam dengan nopol DA 6913 LCS. Awalnya, Juwita diduga tewas karena kecelakaan.

‎Namun, ada sejumlah kejanggalan atas kematian korban. Juwita ditemukan dalam kondisi telentang di tepi jalan utama dengan helm masih terpasang. Terdapat luka di dagu, lebam-lebam di punggung, dan leher bagian belakang.

‎Keluarga korban kemudian melapor ke polisi. Hasil penyelidikan awal, polisi mendapati handphone dan dompet korban hilang di lokasi kejadian. Polisi pun berusaha mencari beberapa barang bukti lain yang kemudian berhasil ditemukan, salah satunya laptop korban.

‎Dalam laptop tersebut polisi menemukan percakapan chat dengan seseorang yang belakangan diketahui dari kekasihnya, Jumran, yang merupakan anggota TNI AL. Dalam percakapan itu, korban diminta datang menemui kekasihnya. Bahkan J mengirim chat berisi petunjuk arah atau lokasi pertemuan.

‎Informasi awal, terduga pelaku J baru satu bulan bertugas di Lanal Balikpapan setelah berdinas di TNI-AL sekitar empat tahun. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maret 2025
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
LAINNYA