Bandar Lampung (LB): Program Studi Magister Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan Lampung FKIP Universitas Lampung (Unila) mengadakan Kuliah Dosen Tamu di Ruang Seminar Gedung Pascasarjana Unila, Jumat (17/5/2024).
Kegiatan diisi Dr. Dedi Sulaeman, M.Hum., dosen UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang menyampaikan materi bertema “Kekayaan Bunyi Bahasa Daerah (Lampung) dalam Ranah Pengabdian Masyarakat, Penelitian, dan Pengajaran”.
Kegiatan dibuka Ketua Jurusan Bahasa dan Seni, Dr. Sumarti, M.Hum., diikuti para peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen.
Dr. Sumarti menyampaikan kegiatan ini sangat penting dalam memperluas wawasan tentang kekayaan bunyi Bahasa Lampung yang sangat beragam. Bahasa Lampung termasuk salah satu bahasa yang kompleks untuk dipelajari.
Dr. Sumarti juga berharap, mahasiswa dan dosen bisa lebih variatif serta inovatif dalam menyusun penelitian dan pengajaran di kampus.
Sementara itu, dalam paparannya Dr. Dedi Sulaeman membahas secara mendalam tentang kekayaan bunyi dalam bahasa daerah Lampung serta aplikasinya dalam pengabdian masyarakat, penelitian, dan pengajaran.
Dr. Dedi Sulaeman menyoroti tentang perbedaan artikulasi dalam pengucapan suatu bahasa dapat sangat beragam. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan artikulasi ketika berbicara bahasa daerah agar tidak terjadi misunderstanding atau kesalahpahaman.
Dedi juga menyajikan studi kasus dan contoh konkret tentang bagaimana kekayaan bunyi Bahasa Lampung dapat diaplikasikan dalam pengabdian masyarakat, misalnya dalam pengembangan literasi lokal atau revitalisasi budaya daerah. (uni/red)
Tidak ada komentar