LAMPUNG BARAT (LB): Bupati Kabupaten Lampung Barat Parosil Mabsus yang akrab disapa Pakcik (sapaan akrabnya) meninjau lokasi kebakaran di Pekon Puralaksana, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lampung Barat, Rabu (3/8/2022), sekaligus menyerahkan bantuan.
Pakcik mengatakan santunan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lambar kepada masyarakat yang mengalami musibah kebakaran.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi korban yang telah terkena musibah. Kita semua turut berbela sungkawa atas musibah yang menimpa Bapak Barnas dan keluarga. Semoga Bapak Barnas dan keluarga diberi kekuatan dan ketabahan dan ke depan mendapat rezeki yang lebih baik,” ucap Pakcik.

TAMPAK Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menyerahkan bantuan kepada warganya yang mengalami musibah kebakaran di Pekon Puralaksana, Kecamatan Way Tenong, Rabu (3/8/2022).
Selain itu, Bupati mengimbau masyarakat yang hendak bepergian atau meninggalkan rumah agar selalu berhati-hati dan waspada, hal tersebut merupakan langkah pencegahan terhadap potensi terjadinya kebakaran.
Dia juga mengatakan kebakaran sering terjadi disebabkan korsleting listrik dan kebocoran tabung elpiji. Oleh karena itu, pihaknya terus mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati.
“Sekali lagi saya mengimbau agar masyarakat selalu waspada akan bahaya kebakaran yang disebabkan arus pendek listrik, kompor gas ataupun dapur yang masih menggunakan kayu, selalu perhatikan hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran,” ucapnya.
“Ketika hendak beraktivitas di luar rumah pastikan seluruh sambungan listrik dimatikan, selang kompor gas jika perlu dicabut dari tabungnya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Selalu berhati-hati dan waspada sehingga musibah dapat dihindari,” kata Parosil.
Diketahui, musibah kebakaran menimpa rumah semi pemanen milik Barnas (60), warga Gang Al Furqon, Pemangku Marga Asuhan Pekon Puralaksana, Kecamatan Way Tenong, Kabupaten Lambar, Selasa (2/8/2022) Pukul 16.00 WIB.
Kebakaran terjadi disebabkan korsleting arus pendek listrik saat pemilik rumah sedang berada di luar rumah. Api dengan cepat menghabiskan seluruh perabotan dan bagian rumah semi permanen tersebut. Akibat kejadian itu kerugian diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Mendapat informasi musibah tersebut, ‘Bupati Kopi’ langsung meninjau lokasi sekaligus menyerahkan bantuan sembako dan perlengkapan rumah tangga dari Dinas Sosial (Dinsos). Selain itu juga diserahkan bantuan uang tunai Rp3 juta dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). (*/sandori/ak)
Tidak ada komentar