x

Pemprov Lampung Gelar Bimtek bagi Direktur dan Bendahara BUMDes

waktu baca 2 minutes
Jumat, 12 Nov 2021 17:37 0 203 Admin

BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Pemerintah Provinsi Lampung mengadakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Provinsi Lampung 2021 di Hotel Emersia, Jumat (12/11/2021).

Bimtek yang dibuka Sekdaprov Lampung Fahrizal Darminto ini akan berlangsung 2 hari dari tanggal 12-13 November 2021 dan diikuti sebanyak 115 peserta yang terbagi menjadi 13 Kadis/Kasi pada Dinas PMD Kabupaten, 51 Direktur dan 51 bendahara BUMDes.

Menurut Sekdaprov Fahrizal Darminto, desa adalah ujung tombak pembangunan jadi semakin meningkatnya kualitas dan dipahaminya tata kelola BUMDes maka semakin maju pula dan dapat berkontribusi untuk pembangunan.

“Kalau semua BUMDes-nya maju maka desanya juga akan maju, begitu juga dengan kecamatannya. Kalau semua Kecamatan maju, kabupatennya juga maju dan terus hingga memberikan kontribusi untuk kemajuan Provinsi Lampung,” ujarnya.

PEMPROV Lampung gelar Bimtek Pengelolaan BUMDes.

Sekdaprov menilai jika lokasi desanya strategis dan potensi wisatanya baik maka BUMDes bisa masuk desa wisata dan bisa menawarkan produk-produk berupa makanan, kerajinan dan oleh-oleh.

Fahrizal mengatakan BUMDes merupakan pusat koleksi untuk mengumpulkan hasil kerajinan dan hasil bumi desa tersebut serta menjadi pusat distribusi untuk desa yang menyalurkan hasil-hasil tersebut ke pasar.

“Sebaliknya jika bahan tersebut sudah diolah di luar desa berupa pupuk, alat-alat dan mesin pertanian akan disalurkan kembali kepada masyarakat desa dan petani,” ujarnya.

Dia berpesan BUMDes harus bisa melihat pasar serta mengelola produk industri sehingga memiliki nilai lebih dan bisa masuk ke pasar yang lebih besar dan marketplace.

Menurut Sekda Fahrizal, sampai saat ini sudah ada 2.155 BUMDes dari 2.345 desa di Lampung dan 8 BUMDes Bersama. Pemerintah Provinsi Lampung, ucapnya, terus mendorong digitalisasi sampai ke tingkat desa agar BUMDes dan masyarakat desa dapat terhubung dengan dunia luar sehingga mudah mencapai pasar internasional.

Dia juga mengatakan hal ini didukung dengan penguatan sinyal di desa-desa yang sebelumnya memiliki sinyal yang lemah.

Fahrizal berharap kehadiran BUMDes dengan berbagai inovasinya mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di desa serta menyumbang pendapatan bagi BUMD dan BUMDes secara jangka panjang.

“Kehadiran BUMDes dengan berbagai inovasinya diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi di desa serta menyumbang pendapatan bagi BUMD dan BUMDes. Dalam jangka panjang BUMDes diharapkan berpengaruh signifikan bagi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan serta percepatan penanggulangan kemiskinan di Provinsi Lampung, khususnya di desa-desa tertinggal. Hal ini sejalan dengan Program Desa Berjaya Provinsi Lampung,” ujarnya. (*/adp)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

November 2021
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
LAINNYA