LAMPUNG UTARA (lampungbarometer.id): Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Sukamaju Lampung Utara Marlinasari, S.Pd. terus membuat terobosan dan melakukan pembenahan di sekolah yang dipimpinnya itu.
Tidak hanya membenahi fisik sekolah, perempuan berjilbab lulusan Program Studi Pendidikan Jasmani (Penjas) Universitas Lampung ini juga terus berupaya meningkatkan kualitas peserta didik dan mutu sekolah.
Teranyar, Marlinasari mengatakan telah menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) kerja sama pelatihan dan pendampingan dengan Pengadilan Negeri Kelas II Kotabumi Lampung Utara.
Ditemui di Bandar Lampung, Kamis (21/10/2021), kepada lampungbarometer.id, dia mengungkapkan penandatanganan kerja sama ini bertujuan untuk membantu pengadilan jika ada masyarakat atau person disabilitas yang terkena kasus dan harus berhadapan dengan hukum.

SLBN Sukamaju menjalin kesepakatan kerja sama dengan Pengadilan Negeri Kelas II Kotabumi Lampung Utara.
“Jadi kesepakatan kerja sama ini adalah di bidang pelatihan dan pendampingan. Jadi kita siap membantu Pengadilan Negeri Kelas II Kotabumi jika suatu saat ada kasus yang melibatkan disabilitas yang memang memerlukan perlakuan dan penanganan khusus,” ujar Marlina.
“Kita sudah bertemu dengan pihak Pengadilan Negeri Kelas II Kotabumi dan sudah melakukan penandatanganan MoU. Syukur Alhamdulilah pihak pengadilan sangat mengapresiasi kerja sama ini,” ucapnya.
Dia menjelaskan nantinya jika Pengadilan Negeri Kotabumi menangani kasus-kasus yang melibatkan disabilitas, seperti tunarungu, tunadaksa, tunanetra, tunagrahita dll. maka SLBN Sukamaju akan dipanggil untuk ikut membantu.
“Tentu saja kami sangat bangga dan mengucapkan terima kasih kepada Pengadilan Negeri Kotabumi yang telah bersedia bekerja sama dengan kami,” ujarnya.
Kepada lampungbarometer.id, Kepala Sekolah yang pernah menjadi atlet jalan cepat Provinsi Lampung ini juga mengaku membutuhkan bantuan dan kerja sama berbagai pihak dalam pengelolaan sekolah bagi siswa siswi berkebutuhan khusus, sehingga para siswa tersebut bisa diterima dan mendapat perlakuan yang sama dengan siswa pada umumnya.

“Di Kabupaten Lampung Utara, sekolah ini adalah satu-satunya sekolah luar biasa. Oleh sebab itu, kami sangat membutuhkan kerja sama dan bantuan berbagai pihak untuk meningkatkan mutu sekolah. Selain itu, agar sekolah ini bisa dikenal masyarakat,” ujarnya.
Dia juga mengajak para orang tua agar tetap optimis dan jangan merasa malu jika ada anaknya yang mengalami disabiltas. Sebaliknya, orang tua harus memberi dukungan dan memberi perlakuan layaknya mereka yang normal.
“Saya mengajak para orang tua agar tidak malu jika ada anggota keluarga yang mengalami disabilitas. Untuk mereka yang domisilinya di Lampung Utara bisa sekolah di SLBN Sukamaju,” ujarnya.
Lebih lanjut dia mengatakan kini sedang berupaya untuk menyediakan ruang khusus bagi anak didiknya untuk belajar komputer.
“Sekarang semua serba komputer, termasuk ujian juga menggunakan komputer. Itulah sebabnya, kami sedang mengupayakan ruang khusus agar anak-anak bisa belajar komputer. Sehingga ketika nanti ujian, mereka paling tidak sudah mengenal komputer,” katanya. (AK)
Tidak ada komentar