PESAWARAN (lampungbarometer.id): Puluhanan siswa Lazuardi Haura Global Islamic School (GIS) Bandar Lampung, mengikuti kegiatan In Field Camp Junior, High Lazuardi Haura Sharing is Caring dengan tema “Educate Your Children for a Time not Your’s”, selama dua hari di Dusun C, Desa Hanura, Kabupaten Pesawaran, Kamis (6/2/2020).
Ketua Yayasan Lazuardi Haura Shita Dharmasari, melalui Kepala Sekolah Haura Global Islamic School Lilis Widiawati, menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan Kamis hingga Jumat. Kegiatan ini bertujuan melatih kemandirian, jiwa sosial kemanusiaan, keagamaan serta kepedulian siswa Lazuardi Haura Global Islamic School (GIS) terhadap lingkungan masyarakat.

Selanjutnya Lilis menjelaskan kegiatan ini akan diisi dengan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan; kerja bakti membersihkan lingkungan warga, penanaman bibit pohon, penebaran bibit ikan lele dan belajar memasak siswa, pembagian bingkisan kepada masyarakat hingga kegiatan olah raga.
“Melalui kegiatan ini kita tanamkan jiwa sosial dan rasa peduli sejak dini, sehingga nantinya mereka akan peka dengan lingkungan dan masyarakat,” ujar Lilis.
Salah satu Guru Pendamping Indah Ratnawati, mengatakan kegiatan ini diikuti 50 siswa Lazuardi Haura dari semua tingkatan dan didampingi 11 orang guru pendamping.
Dalam kesempatan ini Kepala Desa Hanura Rio Remota mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada para siswa dan pihak Lazuardi Haura Global Islamic School (GIS) yang telah menunjuk desanya dalam Program Pengenalan Peningkatan Kepedulian Sosial Masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Lazuardi yang telah memilih desa kami untuk melaksanakan program pengenalan lingkungan sosial masyarakat pada usia dini,” kata Rio.
Sementara itu, salah satu Ketua RT Dusun C, Nano Rohmansyah, berharap adanya kegiatan ini bisa bermanfaat bagi siswa dalam mempersiapkan diri hidup dalam bersosial masyarakat kelak di kemudian hari.
“Kegiatan ini sangat baik, dengan kegiatan seperti ini, anak-anak memiliki bekal untuk hidup di tengah masyarakat kelak,” ujar Nano. (Okto Mandiri).
Tidak ada komentar