x

Nanda-Antonius Dukung Literasi Digital bagi Masyarakat Pesawaran

waktu baca 3 minutes
Minggu, 20 Okt 2024 16:34 0 306 admin

Pesawaran (LB): Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pesawaran sangat mendukung Inisiatif Literasi Digital yang diusung Jaringan Literasi Rakyat bersama Nanda Antonius (Jalar Bernada) yang sukses digelar 19 desa di Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran dan ditutup dengan sosialisasi di Desa Negeri Sakti dan Kurungan Nyawa, Minggu (20/10/2024).

Kegiatan ini membawa gelombang baru semangat digitalisasi bagi kaum muda dan masyarakat usia produktif.

Koordinator Jalar Bernada, Deni Kurniawan, mengungkapkan penutupan pelatihan ini menjadi akhir dari rangkaian edukasi literasi digital di Gedong Tataan. Menurutnya, Jalar Bernada telah berhasil menanamkan pemahaman penting tentang literasi digital dan penggunaan teknologi yang bijak kepada generasi milenial dan Gen Z di pelosok desa.

“Kami sangat senang melihat antusiasme dari masyarakat. Kami sudah menyambangi Desa Bagelen, Sukaraja, Bogorejo, hingga Negeri Sakti dan Kurungan Nyawa. Di setiap desa, kami mendapati semangat yang luar biasa dari para peserta yang ingin memanfaatkan teknologi sebagai alat untuk memperbaiki kehidupan mereka,” kata dia.

Menurut Deni, kegiatan ini menjadi bukti visi Jalar Bernada dalam membentuk generasi yang lebih melek teknologi dan literasi telah tercapai. Masyarakat tidak hanya dibekali kemampuan mengelola media sosial secara bijak, tetapi juga diberi wawasan tentang bagaimana memanfaatkan peluang digital untuk usaha dan karier.

“Kami tekankan teknologi jika dimanfaatkan dengan benar bisa membuka banyak peluang, mulai dari bisnis online, menjadi content creator hingga membuka UMKM berbasis digital. Kami ingin mendorong masyarakat melihat teknologi sebagai peluang, bukan hiburan semata,” ujarnya.

Dia menjelaskan pelatihan ini mendapat sambutan hangat, terutama dari anak-anak muda yang ingin lebih memahami cara memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengembangan diri. Deni menambahkan kehadiran kader Jalar Bernada di setiap desa akan menjadi ujung tombak dalam mengawal peningkatan literasi digital di masa mendatang.

“Selain mengajarkan literasi digital, pelatihan ini juga menyoroti rendahnya Indeks Literasi di Lampung. Kami berharap Pesawaran menjadi pionir dalam meningkatkan literasi di Lampung, dimulai dari desa-desa di Gedong Tataan. Pengetahuan adalah kunci menghadapi era keterbukaan informasi saat ini,” jelasnya.

Penutupan di Desa Negeri Sakti dan Kurungan Nyawa menjadi simbol meskipun pelatihan di Gedong Tataan sudah berakhir, misi Jalar Bernada masih berlanjut. Deni memastikan, upaya meningkatkan literasi digital akan terus merambah desa-desa lain di Kabupaten Pesawaran dengan tujuan menjangkau seluruh masyarakat usia produktif.

Sementara itu, Calon Bupati Pesawaran Nomor Urut 02 Nanda Indira menyampaikan dukungannya karena pelatihan ini bertujuan tidak hanya menambah pengetahuan masyarakat, tetapi juga menciptakan generasi muda berpikiran maju.

“Dengan memanfaatkan digitalisasi, masyarakat bisa menggali potensi dan peluang usaha yang sebelumnya tak terbayangkan. Kita tidak hanya ingin mengajarkan cara menggunakan teknologi, tetapi juga cara memanfaatkannya untuk meraih cita-cita dan kesejahteraan yang lebih baik,” kata Nanda.

Nanda berharap dengan kegiatan ini tercipta budaya literasi yang lebih kuat di tengah masyarakat Pesawaran serta terbentuknya generasi muda yang tangguh, adaptif, dan kreatif dalam menghadapi tantangan era digital.

“Jalar Bernada telah menyelesaikan babak penting di Gedong Tataan, tapi langkahnya masih panjang untuk terus menjangkau seluruh pelosok desa, menanamkan benih literasi, dan membentuk kader-kader masa depan yang siap menghadapi tantangan global dengan bijak dan cerdas,” ujarnya

Calon Wakil Bupati Pesawaran Nomor Urut 02 Antonius Muhammad Ali berpesan kepada para pemuda dan pemudi di Pesawaran bisa bijak menggunakan internet di era digital.

“Bagaimana menggunakan internet dengan baik. Internet gratis yang telah dipasang Jalar Bernada diharapkan dimanfaatkan dengan hal-hal yang benar. Pergunakanlah fasilitas ini sebaik-baiknya, dan untuk adik-adik jangan sekali-sekali bermain judi online,” pungkasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Oktober 2024
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
LAINNYA