Pesawaran (LB): Nanda Indira, sosok perempuan yang maju mencalonkan diri sebagai Bupati Pesawaran 2024 menjadi inspirasi bagi perempuan masa kini karena dianggap mengusung perspektif baru bagi kaum perempuan.
Dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman organisasi segudang, Nanda hadir sebagai simbol perubahan dan perwakilan perempuan yang ingin turut berperan aktif dalam membangun daerah.
Perjalanan Nanda Indira menuju bursa pencalonan Bupati Pesawaran tidaklah mudah. Dalam dunia politik yang sering didominasi laki-laki, kehadirannya menjadi angin segar yang membawa perspektif baru dalam kepemimpinan.
Sebagai seorang perempuan, dia dinilai masyarakat Pesawaran mampu membawa pendekatan yang lebih inklusif dan memahami kebutuhan masyarakat dari sudut pandang yang berbeda.
Nanda dikenal memiliki komitmen yang tinggi terhadap pemberdayaan masyarakat, terutama perempuan dan anak-anak. Dalam berbagai kesempatan, ia selalu menekankan pentingnya partisipasi perempuan dalam pembangunan, baik di sektor sosial, ekonomi, maupun politik.
Bagi ibu dua anak ini, perempuan tidak hanya sekadar pelengkap, tetapi aktor utama yang dapat memberikan kontribusi signifikan dalam perubahan sosial.
Kisah Nanda Indira sebagai calon Bupati Pesawaran mengingatkan pada sejumlah tokoh perempuan inspiratif yang telah membuktikan kualitas kepemimpinannya di kancah nasional dan internasional seperti Tri Rismaharini dan Sri Mulyani.
Di tengah persaingan ketat dalam Pilkada Pesawaran 2024, Nanda yang didampingi Antonius Muhammad Ali hadir dengan visi untuk memajukan daerah melalui kebijakan yang prorakyat.
Fokus utamanya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan memprioritaskan akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang lebih merata. Pesan yang dibawanya jelas, sudah saatnya perempuan diberikan ruang lebih luas untuk memimpin, berinovasi, dan membuat perubahan nyata.
Kehadiran Nanda Indira sebagai calon Bupati Pesawaran tak hanya mencerminkan keberanian seorang perempuan untuk maju dalam kontestasi politik lokal, tetapi juga menginspirasi banyak perempuan di luar sana bahwa mereka juga mampu berdiri di posisi yang sama, membuat kebijakan, dan membawa dampak besar bagi masyarakat.
Nanda ingin memastikan perempuan bukan lagi sekadar pengikut, tetapi bisa berada di garda terdepan dalam membangun masa depan yang lebih baik di Bumi Andan Jejama.
Eka (49), warga Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, mengatakan Nanda Indira merupakan sosok wanita yang memiliki dedikasi yang tinggi untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat Pesawaran.
Dedikasi tersebut tercantum dalam programnya yaitu CAKEP yang mana isinya bertujuan untuk memajukan Kabupaten Pesawaran lima tahun kedepan.
“Salah satu program andalan Paslon Bupati nomor urut 2 itu adalah Program CAKEP (Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, dan Produktif) yang dirancang untuk meningkatkan sektor pendidikan dan kesehatan, serta memperkuat perlindungan sosial di Pesawaran,” kata dia.
“Tentu tujuan utamanya adalah menciptakan generasi lebih berkualitas serta menyediakan fasilitas kesehatan lebih baik dan merata,” ucapnya.
Sementara itu, Bety Rahayu (24), wanita muda warga Desa Kagunganratu, Kecamatan Negerikaton, Kabupaten Pesawaran itu sangat terinspirasi sosok Nanda Indira yang dia nilai mampu membawa Kabupaten Pesawaran lebih baik lagi ke depan.
“Karena menurut saya, Nanda Indira ini berani mengambil resiko untuk memimpin Kabupaten Pesawaran, dan ini juga bisa menjadi inspirasi kami para perempuan, bahwa perempuan juga mampu memimpin di Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya. (*/red)
Tidak ada komentar