x

Warga Desa Sri Agung Sungkai Jaya Ditemukan Tewas di Kebun Singkong

waktu baca 2 minutes
Sabtu, 22 Agu 2026 22:47 0 69 admin

Lampung Utara (LB): Kabar duka menyelimuti Desa Sri Agung, Kecamatan Sungkai Jaya, Kabupaten Lampung Utara setelah Julian Adi Putra (37) yang dilaporkan hilang sejak Selasa (18/8/2026), ditemukan sudah tak bernyawa di areal kebun singkong dekat aliran air di desa setempat, Sabtu (22/8/2026).

Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Cristofel, mengatakan hasil pemeriksaan luar atau visum yang dilakukan tim medis menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari hasil visum dokter, tidak ditemukan luka akibat benda tajam maupun tumpul. Kami simpulkan tidak ada indikasi tindak kekerasan pada tubuh korban,” ungkap AKP Ivan.

Barang-barang milik korban, termasuk sepeda motor dan telepon genggam, juga ditemukan dalam keadaan utuh di lokasi. Hal ini menepis dugaan kematian akibat perampokan atau pencurian dengan kekerasan.

Namun, polisi menemukan petunjuk lain yang mengarah pada kemungkinan penyebab kematian. Di sekitar lokasi penemuan jenazah ditemukan botol berisi racun tanaman. Tak hanya itu, saat jok sepeda motor korban dibuka, ditemukan pula cairan yang sama. Hingga saat ini, polisi belum menarik kesimpulan pasti terkait penyebab kematian Julian.

Kepala Desa Sri Agung, Amirudin, menjelaskan pihaknya menerima laporan warga yang menemukan jasad di kebon singkong. Mendapat laporan, aparat desa langsung berkoordinasi dengan kepolisian untuk menuju lokasi kejadian.

Sementara itu, ayah korban, Heriansyah, menceritakan kronologi hilangnya putranya. Julian terakhir kali berpamitan untuk bekerja pada Selasa, 18 Agustus 2026, sekitar pukul 15.00 WIB menuju Kotabumi.

“Sekitar jam enam sore, dia sempat mengobrol dengan temannya di Pasar Pagi. Lalu terlihat di BRI Link Banjar Arum saat waktu Magrib, tapi karena saldo kosong, dia kembali ke arah Prokimal,” cerita Heriansyah.

Jejak Julian sempat terlihat hingga pukul 20.00 WIB saat melewati Banjar Wangi dan menyeberangi rel kereta api. Namun setelah itu, jejaknya hilang. Ia tak pernah sampai ke Cempaka Dungun, dan tidak ada lagi yang melihatnya hingga jasadnya ditemukan empat hari kemudian.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kematian Julian Adi Putra. (Ardi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
LAINNYA