x

Jelang MPLS, Wakil Gubernur Kunjungi Calon Peserta Didik Sekolah Rakyat

waktu baca 3 minutes
Kamis, 2 Jul 2026 22:50 0 113 admin

Bandar Lampung (LB): Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela mengunjungi rumah calon siswa Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung, kakak beradik Dewi Nurhafizah (16) dan Edi Qurniawan (12), di Kecamatan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, Kamis (2/7/2026).

Dewi Nurhafizah (16) dan Edi Qurniawan (12) merupakan anak dari pasangan Sudarto dan Parsilah. Keduanya akan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung yang berlokasi di Kota Baru, Kabupaten Lampung Selatan.

Dewi yang bercita-cita menjadi prajurit Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad) akan melanjutkan di jenjang SMA, sedangkan sang adik, Edi, akan menempuh pendidikan di jenjang SMP dan bercita-cita menjadi dokter.

Wakil Gubernur mengatakan kunjungan ini merupakan bentuk perhatian Pemprov Lampung dalam memastikan kesiapan peserta didik dan keluarganya jelang pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027 pada 14 Juli 2026 mendatang.

Jihan mengungkapkan kunjungan ini dilakukan untuk bersilaturahmi sekaligus sosialisasi kepada calon siswa dan orang tua mengenai MPLS serta kehidupan di lingkungan sekolah berasrama.

“Hari ini saya mengunjungi calon siswa Sekolah Rakyat Provinsi Lampung untuk melakukan sosialisasi bahwa sebentar lagi akan dilaksanakan MPLS yang dimulai pada 14 Juli mendatang,” ujar Jihan.

Selain melakukan sosialisasi, Wakil Gubernur juga meninjau kondisi rumah calon siswa sebagai bagian upaya pemerintah dalam memberikan dukungan kepada keluarga peserta didik melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).

“Kami juga melihat langsung kondisi rumah tempat tinggal calon siswa. Insya Allah akan kami integrasikan dengan Program BSPS sehingga keluarga dapat memperoleh bantuan stimulan pembangunan rumah swadaya,” katanya.

Dalam kunjungannya, Jihan juga bertemu Muhammad Arif Pratama (12), putra pasangan Romli dan Aminah Chandra. Arif yang akan menempuh pendidikan di jenjang SMP sehari-hari membantu orang tuanya berjualan pempek dan bercita-cita menjadi polisi.

Jihan mengaku bangga melihat semangat dan cita-cita para calon siswa Sekolah Rakyat tersebut. Menurutnya, kesempatan menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat harus dimanfaatkan sebaik mungkin sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik.

“Saya melihat anak-anak ini memiliki mimpi yang luar biasa. Ada yang ingin menjadi tentara, dokter, hingga polisi. Saya berharap mereka tetap tekun belajar, disiplin, dan tidak mudah menyerah. Sekolah Rakyat hadir untuk membuka kesempatan yang sama bagi setiap anak agar dapat meraih cita-citanya. Insya Allah, dengan kerja keras dan doa, mereka kelak menjadi generasi yang membanggakan keluarga, daerah, dan bangsa,” katanya.

Sekolah Rakyat Permanen Provinsi Lampung di Kota Baru, Lampung Selatan, dijadwalkan memulai MPLS pada 14 Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027. Sehari sebelumnya, pada 13 Juli 2026, seluruh peserta didik dijadwalkan memasuki asrama untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan, kegiatan open house, serta doa bersama sebagai rangkaian awal sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.

Sekolah berkonsep boarding school tersebut akan menampung 413 peserta didik jenjang SD, SMP, dan SMA dari 15 kabupaten/kota di Lampung. Rinciannya: 270 peserta didik baru, 71 pindahan dari Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan, serta 72 siswa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 35 Bandar Lampung. (kmf)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
LAINNYA