x

Asops Panglima TNI Tutup Latgabma Malindo 2026 di Lampung

waktu baca 2 minutes
Kamis, 25 Jun 2026 22:50 0 127 admin

Bandar Lampung (LB): Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun resmi menutup Latihan Gabungan Bersama Malaysia–Indonesia (Latgabma Malindo) Darsasa 12 AB/2026 di Pantai Puri Gading, Telukbetung Barat, Bandar Lampung, Kamis (25/6/2026).

Latihan yang berlangsung sejak 17 Juni 2026 itu bertujuan meningkatkan interoperabilitas, kesiapsiagaan, dan kemampuan bersama dalam penanggulangan bencana serta operasi kemanusiaan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Tentera Malaysia (ATM).

Sebelum penutupan, peserta menampilkan demonstrasi Full Mission Profile (FMP) dengan skenario penanganan bencana pascatsunami, meliputi evakuasi korban melalui jalur darat, laut, dan udara, operasi pencarian dan pertolongan (SAR), hingga penanganan pengungsi.

Membacakan amanat Panglima TNI, Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan pihak yang mendukung pelaksanaan latihan.

“Latihan ini dirancang untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan bersama dalam operasi kemanusiaan. Dengan menyamakan prosedur serta memperkuat komunikasi, kita memastikan bahwa ketika bencana terjadi, respons yang diberikan dapat berlangsung cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujarnya.

SERAHKAN PLAKAT. Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyerahkan plakat kepada Ketua Staf Markas Angkatan Bersama Malaysia, Mayor Jenderal Dato’ Khairul Anuar bin Abd Aziz.

Selain meningkatkan kemampuan operasional, Latgabma Malindo Darsasa 12 AB/2026 juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui Civic Action Program. Kegiatan tersebut meliputi pembangunan jalan desa, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pelayanan kesehatan gratis, donor darah, penyuluhan kesehatan, dan pembagian paket sembako.

Ketua Staf Markas Angkatan Bersama Malaysia, Mayor Jenderal Dato’ Khairul Anuar bin Abd Aziz, menegaskan pentingnya latihan bersama dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara.

“Di tengah dinamika keamanan kawasan yang semakin kompleks, kerja sama seperti ini sangat penting. Kita tidak hanya berlatih untuk menghadapi berbagai tantangan, tetapi juga memperkuat kemampuan bersama dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana dan krisis kemanusiaan,” katanya.

Sementara itu, Direktur Latihan yang juga Komandan Korem 043/Garuda Hitam, Brigjen TNI Sumarlin Marzuki, mengatakan latihan selama 10 hari tersebut berhasil membangun kepercayaan, profesionalisme, dan pemahaman teknis antarpersonel kedua negara.

“Sinergi yang terbangun selama sepuluh hari ini harus terus dipelihara. Kami berharap hubungan profesional maupun personal yang telah terbentuk dapat menjadi modal penting dalam kolaborasi nyata di masa mendatang,” ujarnya.

Keberhasilan penyelenggaraan Latgabma Malindo Darsasa 12 AB/2026 diharapkan makin memperkuat hubungan pertahanan Indonesia-Malaysia sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi bencana dan keadaan darurat kemanusiaan. (*/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
LAINNYA