Pesawaran (LB): Pemerintah Desa Harapan Jaya, Kecamatan Way Ratai bersama warga merayakan Hari Jadi Ke-20 Desa Harapan Jaya di Kantor Desa, Minggu (10/8/2025).
Meskipun dilaksanakan secara sederhana, acara peringatan Hari Jadi Ke-20 Desa Harapan jaya ini dipadati warga yang sangat antusias untuk turut serta merayakan acara tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Harapan Jaya, Sulalit Cokro Aminoto, mengatakan peringatan hari jadi desa ini merupakan salah satu bentuk penghormatan dan terima kasih kepada para pendiri dan leluhur Desa Harapan Jaya yang telah berjasa membentuk dan membangun desa hingga seperti saat ini.
”Acara peringatan Hari Jadi Ke-20 Desa Harapan Jaya yang kita cintai merupakan bentuk terima kasih kita kepada para leluhur dan pendiri desa. Kita tidak boleh melupakan jasa mereka, karena tanpa perjuangan mereka kita tidak mungkin bisa seperti ini,” ucap Cokro.

POTONG TUMPENG. Peringatan HUT Ke-20 Desa Harapan Jaya ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua BPD dan diserahkan kepada tokoh pendiri desa, Minggu (10/8/2025).
Dia juga mengatakan, kegiatan ini menjadi momentum bagi para aparatur desa dan seluruh masyarakat untuk melakukan refleksi dan evaluasi terkait peran sertanya dalam membangun desa.
”Tak kalah penting, peringatan ini adalah momentum bagi kita semua untuk melakukan refleksi dan evaluasi diri, apa yang sudah kita lakukan untuk desa kita tercinta ini,” imbuhnya.
Selain itu, Cokro juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan antarwarga sehingga suasana harmonis dan penuh toleransi terus terjaga demi Desa Harapan Jaya yang lebih baik. Dia juga meminta dukungan seluruh masyarakat dalam menjalankan roda pemerintahan desa.
”Saya mengingatkan kepada seluruh warga agar selalu menjaga kerukunan, jangan sampai kita terpecah belah dan jangan mau diadu domba. Sebab, persatuan dan kerukunan merupakan modal utama untuk membangun. Mari bersama-sama kita bangun desa kita ini, karena pemerintah dan aparatur tidak bisa bekerja sendiri,” tegasnya.
Kegiatan peringatan hari jadi ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh ketua BPD, Paidi, yang selanjutnya diberikan kepada perwakilan tokoh pendiri desa, Zurkiram dan Ruwanto.
Acara HUT Ke-20 desa ini juga diisi dengan tausiah yang disampaikan ustaz Ismail Humaidi. Selain itu, juga dilakukan pemberian santunan kepada anak yatim dan bantuan bagi 18 anak sekolah dari keluarga kurang mampu, masing-masing mendapat bantuan Rp500.000. (*/Ansori)
Tidak ada komentar