Lampung Barat (LB): Dua bocah berstatus pelajar di Kabupaten Lampung Barat, Lampung meninggal usai tenggelam di Sungai Way Semaka, Pekon Kenali, Kecamatan Belalau, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Insiden berawal sekitar pukul 13.00 WIB, kedua korban bersama lima rekannya berenang di Way Semaka, usai pulang sekolah. Kedua korban meninggal diketahui bernama Abid Rahman Alfarizi (10) dan Revan (10), warga Pekon Bakhu, Kecamatan Batu Ketulis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian naas ini bermula sekitar pukul 13.00, tujuh anak berenang Way Semaka. Saat itu korban Revan yang diduga tidak bisa berenang terlihat hampir tenggelam. Melihat hal itu, rekannya yang bernama Abid Rahman berusaha menolong. Naas, Abid, justru ikut terseret arus dan keduanya tenggelam bersamaan.
Lima rekan lainnya yang berada di lokasi langsung meminta bantuan warga. Aparat pekon bersama masyarakat kemudian melakukan pencarian.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Lampung Barat, Mekal Novisa, mengatakan korban Revan ditemukan sekitar pukul 14.30 WIB, sedangkan korban Abid sekitar satu jam kemudian. Keduanya ditemukan tak jauh dari titik semula dilaporkan diseret arus sungai.
Sementara itu, Kapolres Lampung Barat, Samsu Wirman, membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan jenazah kedua korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Kenali untuk pemeriksaan medis. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Kapolres juga menyebut pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan langsung membawa jenazah ke rumah duka untuk dimakamkan.
“Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengevakuasi korban. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Kami mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat beraktivitas di sungai atau lokasi berisiko lainnya,” ucap Kapolres.
Bupati Parosil Ucapkan Bela Sungkawa
Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus – Mad Hasnurin mengucapkan bela sungkawa secara langsung saat melayat ke rumah duka, Rabu (6/5/2026).
Dengan mata berkaca-kaca, Bupati menyampaikan belasungkawa mendalam atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat.
Di hadapan keluarga korban, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan duka yang mendalam.
“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat, saya menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya,” kata dia.

UCAPKAN BELA SUNGKAWA. Bupati Parosil Mabsus didampingi Wakil Bupati Mad Hasnurin mengucapkan bela sungkawa saat melayat ke rumah duka, Rabu (6/5/2026).
“Ini musibah yang sangat memilukan hati kita semua. Kehilangan putra di usia yang masih belia tentu pukulan berat, tidak hanya bagi keluarga, tapi juga bagi kita seluruh masyarakat Lampung Barat,” tambahnya.
Bupati Parosil menitipkan pesan khusus kepada seluruh orang tua di Lampung Barat. Mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih berlangsung, ia meminta pengawasan terhadap anak ditingkatkan.
“Saya minta kepada seluruh orang tua, tolong jaga dan awasi anak-anak kita. Saat ini cuaca sedang ekstrem, curah hujan tinggi dan debit air sungai bisa naik sewaktu-waktu. Jangan biarkan anak bermain di sungai, embung, atau aliran air tanpa pengawasan,” tegas Parosil.
Lebih lanjut, ia meminta kepada orang tua maupun pihak sekolah untuk memastikan setelah pulang sekolah anak langsung pulang ke rumah, sebab kata dia Keselamatan anak adalah tanggung jawab kita bersama.
“Jangan sampai hal serupa terulang kembali,” tutupnya. (*/Red)
Tidak ada komentar