Bandar Lampung (LB): Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, mengikuti Diskusi terkait Pembentukan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Provinsi Lampung serta Sinergi Program Strategi Ekonomi Syariah bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) secara daring, di Ruang Sakai Sambayan, Kamis (16/2/2023).
Direktur Pendidikan dan Riset KNEKS, Sutan Emir, menyatakan KNEKS siap bersinergi dan kolaborasi berbagai program strategi ekonomi syariah KNEKS dengan program KDEKS Provinsi Lampung.
Sutan Emir mengungkapkan Ketua Harian KNEKS yang juga Wakil Presiden Ma’ruf Amin telah menetapkan 30 program Nasional yang terdiri dari 13 Program Prioritas dan 17 Program Reguler.
“Tidak semua program yang ada di Nasional ini harus dilaksanakan, tapi bisa memilih dan menyinergikan program mana yang sesuai dengan kearifan lokal dan menjadi fokus pengembangan di Provinsi Lampung,” kata Sutan Emir.
Sementara itu, Sekdaprov Fahrizal Darminto menyatakan Gubernur Lampung mendukung penuh upaya pengembangan potensi ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Lampung. Provinsi Lampung, ujarnya, memiliki berbagai program yang mendukung pertanian seperti Kartu Petani Berjaya dan perekonomian pedesaan, asuransi, termasuk program perbankan seperti BPR Syariah.
Menurut Fahrizal berbagai program yang selama ini telah berjalan yang diinisiasi Pemprov Lampung maupun stakeholder lainnya, berpotensi untuk dikembangkan dan dikombinasikan dengan program ekonomi syariah.
“Ini membuktikan kita sudah bergerak, tapi secara parsial. Dengan adanya komite daerah ini, kita akan berkolaborasi sehingga potensi yang selama ini berjalan sendiri-sendiri dapat disatukan dan terorkestrasi,” kata Sekdaprov.
Dia juga menyampaikan akan memilah 30 program nasional yang telah ditetapkan Wakil Presiden dan disesuaikan dengan kearifan lokal dan kebutuhan Provinsi Lampung.
Sementara itu, Direktur Eksekutif KDEKS Provinsi Lampung Ardiansyah berharap KDEKS dapat menghasilkan program yang membumi dan dapat diaplikasikan di tingkat daerah, terutama pada sektor pertanian dan pariwisata sebagai sektor unggulan di Provinsi Lampung. (kmf)
Tidak ada komentar