x

Gubernur Arinal Buka Puncak Festival Wisata Hutan Lampung 2022

waktu baca 3 minutes
Jumat, 5 Agu 2022 22:43 0 180 Admin

BANDAR LAMPUNG (LB): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membuka Puncak Festival Wisata Hutan Lampung Tahun 2022 di Gedung Information Center, KPHK Taman Hutan Rakyat (Tahura) Wan Abdul Rachman (WAR), Kamis (4/8/2022).

Gubernur juga sangat mengapresiasi Festival Wisata Hutan dengan Tema “Eksplorasi Pesona Hutan untuk Kelestarian Manfaat Kawasan Hutan” ini karena menjadi ajang promosi potensi wisata hutan, khususnya di Provinsi Lampung, dan memberikan edukasi kepada pengelola hutan dan wisatawan.

Gubernur juga mengatakan kegiatan ini ajang promosi dan memperkenalkan potensi wisata Provinsi Lampung, khususnya yang berada dalam kawasan hutan. Dia juga mengingatkan agar pengelolaannya dilakukan dengan bijak.

“Penting untuk diingat agar pengelolaannya harus bijak. Pembangunan sarana prasarana pendukung pengembangan wisata dalam kawasan hutan harus direncanakan sebaik mungkin dan tetap mengacu pada peraturan sehingga tujuan mendapatkan hasil ekonomi dari pemanfaatan potensi wisata bisa tercapai tanpa merusak hutan,” ujar Arinal.

Menurut Gubernur, hal-hal yang harus diperhatikan dalam pengelolaan hutan, yaitu: Pertama, di kawasan hutan sebagian besar telah ada aktifitas manusia; Kedua, kehutanan merupakan sektor hulu, dimana catchment area bangunan vital berada dalam kawasan hutan; Ketiga, hutan bermanfaat global seperti meningkatkan penyerapan emisi karbon, penghasil oksigen dan lain-lain.

“Oleh karena itu, saya ingin sektor kehutanan betul-betul dihormati dan dijaga. Kontribusi hutan bagi kehidupan kita sangatlah penting,” ujar Arinal.

Dalam kesempatan ini juga dilakukan pembagian hadiah kepada pemenang lomba yang diadakan Dinas Kehutanan Provinsi Lampung dalam rangka Road To Festival Wisata Hutan Lampung Tahun 2022.

Gubernur juga memberikan sejumlah bantuan kepada beberapa Kelompok Tani Hutan (KTH), yaitu:

1. BAEP Pengolahan Keripik Pisang kepada : KTH Maju Lestari 1 & 2, Gapoktanhut Harapan Baru, Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Agung;
2. BAEP Argoforestri senilai Rp 200.000.000,- kepada KTH Marga Mukti, KTH Wana Lestari, KTH Wana Makmur, KTH Arum Daun I, KTH Sidomulyo;
3. BAEP Budi Daya Lebah Madu senilai Rp 200.000.000,- kepada KTH Betung Jaya;
4. BAEP Aegoforestri senilai Rp 180.000.000,- kepada KTH Wana Karya Tani Sejahtera;
5. BAEP Arfoforestri senilai Rp 126.590.000,- kepada KTH Wana Makmur;
6. BAEP Pengolahan Mangrove senilai Rp 200.000.000,- kepada KTH Harapan Jaya, dan KTH Mutiara Hijau;
7. BAEP Pengolah Kopi senilai Rp 200.000.000,- kepada KTH Sidomulyo.

Sebelumnya, untuk memeriahkan kegiatan festival ini, Dinas Kehutanan Provinsi Lampung juga mengadakan rangkaian kegiatan, yaitu: even pendakian gunung bersama, bersih-bersih gunung, fun camp, kemudian dilaksanakan edukasi tentang lebah, lomba foto dan video potensi hutan.

Gubermur Arinal berharap sebagai bagian dari agenda Festival Krakatau Tahun 2022, Festival Wisata Hutan Lampung ini dapat menjadi agenda rutin setiap tahun dengan inovasi-inovasi yang berbeda.

“Selain menyajikan keindahan alam, promosi wisata hutan juga mendorong produk-produk UMKM berbasis hasil hutan dan budaya di sekitarnya agar kearifan lokal dapat dikenal secara luas,” ujarnya.

Gubernur Arinal juga sempat memberikan judul Jingle Wisata Hutan Lampung, yakni “Hutan Lampung Berseri” yang mengandung makna hutan Lampung Berjaya dan Lestari, tidak hanya saat ini tetapi untuk generasi nanti, terjaga manfaatnya dan tetap lestari.

“Setelah saya melihat liriknya, judul yang sesuai untuk jingle tersebut adalah ‘Hutan Lampung Berseri’. Semoga judul tersebut membawa kebaikan dan keberkahan untuk kita semua,” ujarnya. (*/AK)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA