x

‘Nyalon’ Kades Trimulyo, Tasman Ingin Wujudkan Masyarakat Mandiri dan Sejahtera

waktu baca 3 minutes
Minggu, 24 Okt 2021 19:54 0 164 Admin

PESAWARAN (lampungbarometer.id): Kades petahana Tasman, S.E. memutuskan kembali maju sebagai Kades Trimulyo untuk periode yang kedua dengan tujuan menguatkan fondasi yang telah dia bangun selama menjabat kepala desa serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ditemui di rumahnya pada Jumat (22/10/2021), dia menceritakan dirinya merupakan kepala desa pertama di Desa Trimulyo yang merupakan desa hasil pemekaran dari Desa Banjaran. ‘Pak Jenggot’ begitu dia biasa dipanggil, merupakan pembabat alas sekaligus peletak dasar-dasar pembangunan desa seluas 600 hektar itu.

Kepada lampungbarometer.id, dia juga mengungkapkan, beberapa tahun lalu dia memutuskan pulang ke tanah kelahiran yang sangat dia cintai setelah bertualang merantau mencari pengalaman dan mempelajari beragam ilmu kehidupan di berbagai daerah.

“Saya lama di perantauan bersama keluarga. Tapi saya lahir dan besar di sini. Rasa cinta saya dengan kampung ini dan keluargalah yang memaksa saya pulang. Niat saya kembali maju mencalonkan diri sebagai Kades adalah murni untuk mengabdi membangun desa serta membangun ekonomi masyarakat,” ucap ayah lima anak ini.

Dalam bincang santai ditemani kopi hitam, ayah lima anak yang dikenal sebagai aktivis ini, juga mengatakan untuk jangka panjang dia menargetkan Desa Trimulyo menjadi Desa Wisata.

“Sebagai kades yang babat alas, saya telah berupaya meletakkan fondasi untuk Desa Trimulyo di masa mendatang. Saya mulai dari nol, membangun jalan, balai desa dan beberapa fasilitas umum, salah satunya jembatan. Dulu kalau mau masuk ke wilayah ini kita harus melewati jembatan gantung. Alhamdulilah sekarang tidak lagi, sudah ada jembatan,” katanya.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, jika berbicara potensi, dia mengakui desanya tidak memiliki potensi wisata alam yang kuat seperti desa-desa lainnya. Namun, kata dia, dengan tekad yang kuat seluruh masyarakat dibarengi kerja sama dan bantuan berbagai pihak, dia meyakini target desa wisata bisa tercapai.

“Di masa mendatang kita menargetkan desa ini menjadi desa wisata meskipun kita akui desa ini tidak punya destinasi semisal pantai, air terjun dll. Tapi kita akan bangun konsep wisata edukasi. Desa ini berbatasan langsung dengan hutan register yang tentu memiliki potensi untuk pengembangan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, salah satu potensi yang bisa dikembangkan adalah budi daya madu lebah hutan. Bahkan saat ini, kata dia, secara pribadi dia telah mencoba usaha budi daya lebah madu dan hasilnya cukup menjanjikan.

“Untuk usaha lebah madu sudah kita coba dan hasilnya cukup menggembirakan. Usaha ini bisa dikembangkan oleh masyarakat sehingga nantinya desa ini bisa menjadi sentra madu lebah hutan. Tentu saja jika usah ini berjalan maka ekonomi masyarakat bisa terangkat,” katanya.

Terkait program yang dijual dalam upaya memenangkan kontestasi Pilkades Trimulyo, dia mengatakan sudah berusaha maksimal melalui kerja nyata selama menjabat Kades.

“Tinggal bagaimana masyarakat. Semua saya serahkan kepada masyarakat. Jika masyarakat masih membutuhkan tenaga dan pikiran saya, tentu saja saya harus siap,” ujar Tasman.

Dia juga mengingatkan seluruh warga agar tetap rukun, jangan sampai ajang Pilkades ini membuat perpecahan. (Ansori/Herdi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA