BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Sebanyak 980 peserta dari kalangan pelaku UMKM di Bandar Lampung mendapatkan vaksinasi dosis pertama, Senin (30/8/2021).
Pelaksanaan vaksin yang dilakukan di halaman kampus IIB Darmajaya, Jalan ZA Pagaralam, Bandar Lampung terselenggara berkat kerja sama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung – OJK dan Permodalan Nasional Madani (PNM).
Hadir dalam kegiatan ini Ketua Apindo Lampung Ary Meizari Alfian, Sekretaris Apindo Lampung Yanuar Irawan, Deputi Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Lampung Aprianus John Risnad, Pimpinan PNM Lampung Deden Yoga Nugraha.
Ary Meizary Alfian mengatakan vaksinasi ini merupakan bentuk dukungan dunia usaha terhadap pemerintah untuk mempercepat tercapainya herd immunity.

“Kita dunia usaha sepenuhnya mendukung proses vaksinasi. Dengan harapan akan cepat terbentuknya kekebalan kelompok sehingga masyarakat bisa beraktivitas dan ekonomi bisa pulih,” ujar Ary.
Ary mengucapkan terima kasih pada OJK, PNM, dan UMKM yang telah bekerja bersama-sama sehingga kegiatan vaksinasi ini berjalan lancar. Dia juga mengingatkan agar masyarakat yang sudah divaksin tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga usaha UMKM di Lampung bisa bangkit lagi.
“Terima kasih kepada masyarakat yang telah ikut vaksinasi ini dengan tertib. Jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan, supaya UMKM di Lampung kembali tumbuh sehingga perekonomian kita kembali normal,” kata Ary.
Sementara itu, Bidang Media dan Publikasi DPP Apindo Lampung, Jamal menyatakan gelaran vaksinasi gratis ini merupakan vaksinasi Tahap II untuk dosis ke-1. Menurut Jamal, sebelumnya ada sekitar 300 pelaku UMKM di Bandar Lampung yang sudah mendapatkan suntik vaksin dosis pertama.
Dia berharap Covid-19 bisa turun sehingga semua wilayah di Lampung bisa kembali ke zona hijau.
“Terima kasih dan apresiasi luar biasa kepada Apindo, OJK, PNM Lampung serta panitia pelaksana telah bekerja keras melaksanakan vaksinasi bagi para pelaku UMKM serta keluarga Apindo Lampung,” ujarnya. (*/Herdi)
Tidak ada komentar