x

Monitoring Pasar Kalianda dan Sidomulyo, Satgas Pangan: Harga Masih Stabil

waktu baca 2 minutes
Rabu, 21 Apr 2021 15:12 0 213 admin

Foto internet

LAMPUNG SELATAN (lampungbarometer.id): Satuan Tugas (Satgas) Pangan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan melakukan monitoring stok dan harga sembako di pasar tradisional Kecamatan Kalianda dan Sidomulyo, Selasa (20/4/2021).

Satgas Pangan Pemkab Lampung Selatan diketuai Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan dan Perindustrian Yusri, didampingi Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan drh. Arsyad, Kadis Ketahanan Pangan Yansen Mulia, Kadis Koperasi dan UKM Ketut Sukerta, dan OPD terkait melakukan monitoring di Pasar Inpres Kalianda pada Pukul 08.00 WIB. Kemudian, dilanjutkan ke Pasar Sidomulyo Pukul 09.30 WIB.

Yusri mengatakan kegiatan monitoring tersebut sebagai bentuk pengawasan Pemkab Lampung Selatan terkait stok dan harga kebutuhan bahan pokok selama Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Hari ini kita melakukan monitoring stok dan harga sembako untuk Bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah,” ujar Yusri.

Mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) ini menjelaskan, stok sejumlah kebutuhan bahan pokok seperti beras, daging sapi, daging ayam, telur masih cukup. Selain itu, harga komoditas tersebut juga terbilang stabil di pasar tradisional.

“Stok dalam keadaan aman, harga juga masih stabil malah cenderung menurun, seperti cabai rawit dari Rp.40.000/kg sekarang sudah Rp.35.000/kg. Cabai merah kemarin Rp.40.000/kg tadi pagi kita cek sudah Rp25.000/kg,” ungkap Yusri.

Dia menambahkan harga komoditas lainnya cenderung stabil. Bawang putih Rp25 ribu/kg, bawang merah tetap Rp30 ribu/kg, daging sapi berkisar Rp.125 ribu – 130 ribu per Kg, ayam potong Rp.40 ribu/ekor, dan telor Rp.25 ribu/kg.

Selain memastikan ketersediaan stok sembako, Yusri juga mengimbau pembeli dan pedagang menerapkan protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak, memakai masker dan rajin mencuci tangan.

“Tadi kita juga sosialisasi prokes. Walaupun masih ada pedagang yang tidak pakai masker, kita beri imbauan supaya pakai masker. Tetapi intinya mereka sudah paham semua tentang protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” kata Yusri.

Selain memonitor pasar tradisional, pihaknya juga sempat meninjau gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Kalianda. “Tadi kita tanya stok beras. Alhamdulillah stoknya masih aman sampai Idul Fitri,” pungkasnya. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

April 2021
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  
LAINNYA