LAMPUNG UTARA (lampungbarometer.id): Warga Semuli Raya keluhkan ruas jalan Provinsi dari Simpang Propau Lampung Utara sampai di perbatasan Kabupaten Tulang Bawang Barat yang rusak parah dan tak kunjung diperbaiki.
Salah satu warga Semuli Raya, Kecamatan Abung Semuli, Lampung Utara Adam (55), kepada lampungbarometer.id menceritakan kondisi jalan yang rusak parah, apalagi di musim hujan. Kondisi jalan yang rusak parah ini, kata Adam, sudah berlangsung lama tapi tak kunjung diperbaiki.
“Inikan jalan provinsi, sudah setahun ini kondisinya rusak parah dan sudah seperti kubangan tapi tidak kunjung diperbaiki. Kami berharap jalan ini segera diperbaiki karena jalan ini merupakan akses utama warga untuk mengeluarkan hasil bumi atau menuju tempat kerja,” ujar Adam Rabu (24/3/2021).
Ungkapan senada disampaikan warga lainnya, Andreas Saputra (28). Andreas juga mengeluhkan kondisi jalan yang dipenuhi lubang yang cukup dalam sehingga sangat membahayakan pengguna kendaraan, terutama kendaraan roda dua.
“Kami betul-betul mengharapkan harap pemerintah Provinsi Lampung segera merenovasi ruas jalan dari Simpang Propau hingga Abung Surakarta yang kondisinya sangat parah. Terdapat banyak lubang yang cukup dalam sehingga menghambat perjalanan dan juga membahayakan keselamatan kami sebagai pengguna jalan,” ucap Andreas.
Lebih lanjut Andreas mengungkapkan kondisi jalan yang rusak parah ini membuat masyarakat semakin menderita di tengah pandemi Covid-19 yang hingga kini masih mewabah. Apalagi, kata Andreas, selama ini di selalu taat membayar pajak.
“Kami warga Semuli Raya, Lampung Utara sudah lama menderita, terutama di tengah situasi merebaknya virus Corona. Dengan kondisi jalan yang seperti ini, hidup kami semakin sulit, siapa yang bertanggung jawab? Kami sudah berupaya taat membayar pajak menjerit, tapi bingung harus mengadu kepada siapa,” ujar Andreas.
Sementara itu, Avril (40) yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang sayuran di Pasar dan setiap pagi melintasi jalan tersebut mengaku sudah beberapa kali terjatuh karena kondisi jalan yang sangat parah. Dia memohon pemerintah segera memperbaiki jalan tersebut.
“Kasihani kami yang hanya rakyat kecil ini. Mau jualan ke pasar aja susah karena jalan rusak, saya sudah sering jatuh kalau mau jualan sayuran ke pasar karena lubangnya banyak, digenangi air dan dalem-dalem. Jadi mohon jalan ini diperbaiki sesegera mungkin,” pungkas Avril. (Herdi)
Tidak ada komentar