LAMPUNG SELATAN (lampungbarometer.id): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi memantau langsung Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Selasa (7/4/2020), untuk memastikan kesiapan pelabuhan tersebut dalam mengantisipasi Corona Virus Disease (Covid-19).
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Arinal menemui petugas yang menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap, di antaranya petugas yang memeriksa pemudik dan penanganan PDP 24 jam (baju kuning) dan petugas disinfektan (baju kuning tua).
“Saya ingin memastikan ini. Walaupun saya sudah diingatkan untuk tidak berlama-lama di sini, tapi saya ingin bertemu kalian. Jangan sampai melayani masyarakat, tapi terancam kesehatannya. Kita bekerja untuk menyelamatkan bangsa dan daerah. Tetapi juga kita harus dalam keadaan selamat. Terus jaga semangat agar selalu sehat,” ujar Gubernur.

Gubernur menjelaskan wilayah Bakauheni merupakan pintu gerbang untuk mudik atau kembalinya masyarakat dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera atau sebaliknya. Oleh karena itu dirinya bersama tim ingin melihat langsung kondisi Pelabuhan Bakauheni dan para petugas meskipun sudah mendapatkan informasi bahwa semua sudah sesuai Protap dan berjalan dengan baik.
“Saya mengimbau pemeriksaan dilakukan sesuai dengan prosedur tetapnya (Protap), baik di pelabuhan dermaga eksekutif maupun pelabuhan dermaga reguler. Kita juga harus mengingatkan masyarakat yang telah diperiksa agar ketika sampai di kampungnya untuk melakukan isolasi diri. Kepala desa juga harus ingatkan warganya yang mudik untuk isolasi selama 14 hari, hal ini dilakukan sebagai kewaspadaan,” jelas Gubernur Arinal.
Gubernur juga meminta masyarakat, khususnya petugas kesehatan untuk selalu menjaga Protap kesehatan, seperti rajin mencuci tangan, menggunakan masker, menghindari kerumunan, dan jaga jarak minimal 1 meter.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga mengingatkan Bupati Lampung Selatan agar RSUD Bob Bazar Kalianda selalu siap, karena Rumah Sakit tersebut merupakan salah satu rumah sakit rujukan di provinsi yang sudah terdata di Kementerian Kesehatan.

Dalam kunjungan Gubernur itu, salah satu Petugas Kesehatan di Dermaga Eksekutif menuturkan selama ini telah melakukan tugasnya sesuai standar operasional prosedur (SOP). Apabila penumpang datang akan dicek suhunya, dan ditanyakan riwayat perjalanan dan riwayat penyakit.
“Apabila ditemukan ada hal berkenaan riwayat penyakit, dan dicurigai sakit maka akan dilajutkan observasi dan dirujuk ke rumah sakit terdekat,” ujar petugas tersebut.
Sementara itu, Kapolda Lampung Purwadi Arianto, menjelaskan Bakauheni merupakan pintu masuk Sumatera. Oleh karen itu dia berharap seluruh petugas menjalankan tugas dengan sebaik-sebaiknya.
Kapolda juga mengatakan akan menambah personil yang cukup memadai jika situasi terus berkembang. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada petugas di Bakauheni atas semua usaha dan kerja keras yang telah dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid-19.
“Masyarakat Lampung dan seluruh masyarakat Sumatera berharap para petugas dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Dan yang paling penting jaga kesehatan,” kata Kapolda.
Kapolda juga mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga Protap kesehatan, yakni mencuci tangan dengan sabun, bersih-bersih badan sebelum bertemu keluarga, menjaga jarak minimal 1 meter, dan menghindari kerumunan. (red)
Tidak ada komentar