JAKARTA (lampungbarometer.id): Provinsi Lampung menjadi salah satu dari empat Provinsi yang diberi kesempatan memaparkan keunggulan programnya pada Kegiatan Penganugerahan Pemenang Lomba Sekolah Sehat Berkarakter Tingkat Nasional Tahun 2019 di Hotel Kartika Chandra, Selasa (12/11/2019) Pukul 19.30 WIB. Provinsi Lampung melalui SDN 2 Subik, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara menjadi wakil untuk peserta LSS Berkarakter Tingkat Nasional Kategori SD. Pemaparan materi dibuka Kepala Bagian Kesejahteraan Sosial Biro Kesejahteraan Sosial Provinsi Lampung Indawati, S.E., M.M. dengan pemutaran video tentang Provinsi Lampung, dilanjutkan dengan informasi sekilas tentang TP UKS Provinsi Lampung. Dalam paparannya, Indawati mampu menyajikan materi terkait Provinsi Lampung dengan penuh energi, lugas dan enerjik diringi back sound yang memacu semangat. Mulai dari Kota Bandar Lampung hingga segala keunggulan Provinsi Lampung sehingga layak menjadi Juara LSS UKS Tahun 2019. Provinsi Lampung, kata Indawati, komitmen dan konsisten untuk membangun sekolah sehat, tidak hanya ketika menghadapi lomba tapi dalam kegiatan pembelajaran di sekolah sehari-hari. Apalagi, kata dia, Gubernur Lampung berkomitmen penuh untuk mendukung sekolah sehat. “Bahkan Gubernur kita (Gubernur Lampung, red) berkomitmen akan memberangkatkan umroh bagi setiap pemenang Lomba Sekolah Sehat,” katanya yang disambut tepuk tangan para hadirin. Dia juga menyampaikan pada 2020 Provinsi Lampung akan menggelar Festival UKS, minimal untuk tiga atau empat kabupaten sebagai bentuk komitmen mendukung dan mengembangkan UKS. Lebih lanjut dia juga menyinggung bahwa dalam Lomba Sekolah Sehat, Provinsi Lampung sudah memiliki DNA juara sehingga menjadi motivasi tersendiri untuk terus menjaga nilai-nilai UKS di sekolah sepanjang waktu, bukan hanya ketika menghadapi lomba. “Hal ini tentu saja tidak mudah, butuh kerja keras dan dukungan anggaran dari pemerintah daerah, sebab UKS tanpa dana tidak akan berjalan. Namun, kita terus berupaya berdiskusi dan mempengaruhi pimpinan agar mampu mengambil keputusan yang mendukung Program Sekolah Sehat Berkarakter,” ujarnya. Selain itu, dia juga menyampaikan TP UKS Provinsi Lampung mengharapkan peserta didik di sekolah memahami Pola Hidup Bersih Sehat (PHBS), karena itu mereka selalu mendorong Puskesmas dan tenaga kesehatan intens datang ke sekolah. Oleh sebab itu, pihaknya sudah membuat Program Satu Sekolah Minimal Satu Guru UKS. “Untuk pendanaan, tidak hanya berharap dari Pemda tapi juga dana CSR. Program ini kita lakukan secara berkelanjutan. Memang tidak mudah, harus profesional dan memiliki komitmen yang kuat karena program ini adalah program sosial. Alhamdulillah Kepala Daerah telah berkomitmen menganggarkan dana pengembangan UKS dalam APBD,” ujar Inda menutup pemaparannya. Selanjutnya pemaparan disampaikan Kepala SDN 2 Subik Buchori, S.Pd., M.M. yang menggambarkan selayang pandang tentang kegiatan SDN 2 Subik, Abung Tengah, Lampung Utara. “Sekolah kami berada di pelosok dan jauh dari keramaian dengan jumlah guru 14 orang dan 249 siswa. Perlu komitmen dan tekad yang kuat untuk mewujudkan sekolah sehat agar tujuan UKS bisa tercapai. Bersyukur kami mendapat dukungan yang sangat besar dari pemerintah,” ujar Buchori. “Misi kami adalah menumbuhkan pentingnya hidup sehat. Kesehatan itu bukan hanya fisik tapi juga kesehatan mental. Program unggulan kami adalah membuat cucuk gigi dari binahong, Lebah madu Triguna,” katanya. Selain SDN 2 Subik yang tampil mewakili Provinsi Lampung, pada malam pemaparan ini tampil juga masing-masing kategori; TK diwakili TK Tzu Chi Provinsi DKI Jakarta, SMP/MTs diwakili SMPN 26 Surabaya Jawa Timur dan untuk Kategori SMA/SMK/MA diwakili SMKN 1 Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Kepada setiap penampil, moderator Dr. Agung Tri Wahyunto memberikan waktu 15 menit.
Tidak ada komentar