x

Hari Kedua Pencarian, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Ditemukan 

waktu baca 2 minutes
Rabu, 9 Sep 2026 23:34 0 29 admin

Pandeglang (LB): Hari kedua pencarian lima jurnalis yang hilang saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, Rabu (9/9/2026), Tim SAR belum berhasil menemukan kelima jurnalis yang dinyatakan hilang tersebut.

Lima jurnalis yang berangkat menggunakan speedboat Arupadhatu 1. Kelima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis freelance.

Mereka berada dalam satu speedboat bersama tiga kru, yaitu Warta (55) sebagai kapten, Surakman (60) sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) sebagai pemandu.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan, pada hari kedua pencarian, operasi SAR diperluas dengan mengerahkan tujuh search and rescue unit (SRU). “Untuk hari kedua ini kita membagi menjadi tujuh SRU dengan beberapa sektor pencarian,” kata Amrad di Posko Pencarian di Carita, Rabu.

Amrad mengatakan, sejumlah kapal dikerahkan untuk menyisir wilayah perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Pulau Rakata, Pulau Panjang, hingga wilayah yang mengarah ke perairan Lampung. Namun, hingga Rabu siang, tim SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang yang hilang tersebut.

Amrad mengatakan, operasi pencarian terus disesuaikan dengan kondisi cuaca, arah angin, serta arus laut. “Berdasarkan pemodelan SAR, terdapat kemungkinan objek pencarian terbawa ke arah barat daya sehingga pencarian diperluas hingga pesisir Lampung,” kata dia.

Menurut Amrad, dalam pencarian ini, tim menghadapi kondisi abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau yang dapat mengganggu jarak pandang.

“Pada pencarian hari pertama, tim SAR telah menyisir sejumlah perairan hingga sekitar Pulau Krakatau dan Pulau Panjang. Namun, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan rombongan maupun speedboat yang digunakan,” kata Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Banten, Rizky Dwianto, Rabu (9/9/2026).

Tim SAR gabungan kini mengerahkan lima kapal untuk menyisir perairan Selat Sunda dengan total area pencarian sekitar 271 nautical mile (NM).

Kapal yang dikerahkan adalah KN SAR Tetuka, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, KAL Anyer, dan KP Sanjaya 7016 milik Polairud Mabes Polri untuk melakukan penyisiran di sejumlah sektor.

Berdasarkan rencana operasi SAR (SARMEP), area pencarian dibagi ke beberapa sektor dengan total sekitar 271 NM. KN SAR Tetuka dan KAL Anyer melakukan penyisiran di sektor masing-masing, sementara RIB 02 Banten difokuskan di sekitar Pulau Rakata dan Pulau Panjang.

“Mohon doa dari rekan-rekan media dan masyarakat agar sesegera mungkin tim SAR menemukan korban dalam kondisi selamat,” ujarnya. (*/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

September 2026
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
LAINNYA