x

Kunker Komisi VI DPR RI di Lampung, Gubernur Tekankan Pemerataan Ekonomi Berbasis Digital

waktu baca 2 minutes
Minggu, 12 Apr 2026 16:18 0 115 Herdi

Bandar Lampung (LB): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, menekankan pentingnya pemerataan ekonomi antara wilayah perkotaan dan pedesaan melaui penguatan ekosistem digital.

Hal tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada acara Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI terkait pengawasan Kinerja serta Dukungan Ekosistem Digital dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah, bertempat di Hotel Grand Mercure, Sabtu (11/4/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur memaparkan kondisi demografis Lampung sebagai provinsi dengan populasi tertinggi  kedua dipulau Sumatera. Namun Gubernur menyoroti adanya ketimpangan perputaran uang dimana 70% terkonstrentrasi di kota, sementara 30% di desa.

“ Presiden kita memahami bahwa  pemerataan ekonomi adalah kunci. Di Lampung, kita memiliki potensi besar di sector komunitas local. Sebagai contoh, ada sekitar 5.000 merek keripik singkong berbasis komunitas, namun seringkali pertumbuhannya terhambat karena  masalah distribusi dan infrastruktur digital yang belum merata hingga kepelosok¸” ujarnya.

Gubernur Juga mengapresiasi kebijakan strategis Pemerintah Pusat yang berdampak langsung  pada peningkatan pendapatan Petani di lampung. Ia menyebut bahwa program-program tersebut berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung mencapau 5,90% secara tahunan.

“ Kedepan, Kami fokus pada dua program kerja utama. Pertama, menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi kecil di desa. Kedua, memastikan pemerataan konektivitas digital agar produk lokal desa bisa bersaing tanpa harus lari ke kota,”tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI selaku Ketua Tim Kunjungan Kerja, Nurdin Halim, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan BUMN, khususnya sector telekomunikasi hadir secara optimal untk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami ingin menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi di pusat dan di daerah. Transpormasi digital harus menjadi pondasi utama pembangunan ekonomi kita agar tidak ada wilayah yang tertinggal,” Kata Nurdin.

Senada dengan hal itu, Direktur Peningkatan Nilai PT. Telkom, Widia menyatakan komitmennya mendukung Visi Pemerintah Provinsi Lampung. Ia menjelaskan bahwa Telkom tengan fokus pada program desentralisasi sector public, termasuk penyediaan platform digital untuk sekolah-sekolah di wilayah terpencil serta pemberdayaan UMKM melalui infrastruktur ekonomi digital yang inklusif.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Bimo Epyanto turut menambahkan bahwa sinergi antar-lembaga dan BUMN sangat krusial dalam mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas daya beli masyarakat. Ia mencatat bahwa transformasi digital yang dilakukan BUMN seperti Telkom akan jadi motor penggerak industri  telekomunikasi yang berdampak pada peningkatan produktivitas daerah.

Acara ini dihadiri oleh anggota Komisi VI DPR RI. Perwakilan manajemen BUMN serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung. Kegiatan di akhiri dengan diskusi terkait langkah strategis perluasan akses digital dari kota hingga ke desa untuk memperkuat ekonomi kerakyatan di Bumi Rua Jurai. (kmf)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA