x

‎JMSI Kritik Sikap Ketua KPU Pesawaran yang Intimidasi Wartawan ‎

waktu baca 2 minutes
Sabtu, 15 Mar 2025 10:25 0 899 admin

‎Pesawaran (LB): Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Pesawaran mengkritik sikap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pesawaran, Fery Ikhsan yang dinilai menunjukkan perilaku kurang pantas saat diwawancarai wartawan.

‎Wakil Ketua JMSI Pesawaran, Magelhen, menilai sikap Ketua KPU Pesawaran terlalu berlebihan dan mencerminkan arogansi, terutama karena dilakukan di hadapan wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya.

‎”Seharusnya yang bersangkutan bisa menahan diri. Dia itu pejabat KPU, jadi wajar kalau ditanya media. Bukannya menanggapi dengan baik, malah menunjukkan sikap yang tidak pantas,” ujar Magelhen, Sabtu (15/3/2025).

‎Dia juga menambahkan KPU Pesawaran saat ini sedang menjadi sorotan pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendiskualifikasi Calon Bupati Aries Sandi dan membatalkan kemenangannya. Menurutnya, dalam situasi seperti ini, KPU seharusnya lebih bijak dalam bersikap dan tidak justru memperkeruh keadaan.

‎”KPU Pesawaran harusnya bersikap lebih dewasa dan tidak ikut memancing suasana menjadi makin kurang baik. Ini momen di mana transparansi dan profesionalisme sangat dibutuhkan,” tambahnya.

‎Diketahui, insiden ini bermula saat konferensi pers terkait Pemungutan Suara Ulang (PSU), kala itu seorang wartawan menanyakan dugaan keberpihakan KPU Pesawaran terhadap salah satu calon. Namun, alih-alih menjawab dengan lugas, Feri justru merespons dengan pernyataan bernada ancaman, seolah hendak menuntut wartawan yang bertanya.

‎Pernyataan tersebut pun menuai reaksi dari insan pers di Kabupaten Pesawaran, yang menilai sebagai pejabat publik, Ketua KPU seharusnya lebih terbuka terhadap pertanyaan media dan memberikan klarifikasi secara profesional. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maret 2025
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
LAINNYA