x

Kapolri Beri Dukungan Psikososial Anak Terdampak Covid-19

waktu baca 2 minutes
Rabu, 3 Nov 2021 17:17 0 165 Admin

JAKARTA (lampungbarometer.id): Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menghadiri kegiatan dukungan psikososial kepada anak-anak dan disabilitas yang terdampak pandemi Covid-19, di Lapangan Lemdiklat Polri, Ciputat, Jakarta Selatan, Selasa (2/11/2021).

Kapolri mengungkapkan anak-anak adalah aset Bangsa Indonesia, generasi penerus yang harus mendapat perlindungan yang sama atas kebutuhan dasar seperti sandang, pangan, papan, pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kesejahteraan.

“Sebagai wujud kehadiran negara di tengah masyarakat, khususnya di situasi pandemi Covid-19 maka diselenggarakan dukungan psikologis sosial bagi anak-anak terdampak Covid-19 Tahun 2021 dengan Tema ‘Peduli Anak, Indonesia Tangguh’,” kata Sigit.

KAPOLRI Listyo Sigit Prabowo beri dukungan psikososial anak terdampak Covid-19.

Kapolri memaparkan pandemi Covid-19 telah menyebabkan 25.000 anak menjadi yatim, piatu, maupun yatim piatu, di antaranya anak-anak dari personel TNI-Polri yang orang tuanya gugur saat berada di garis terdepan menangani virus corona.

“Semua niat baik dan dukungan ini berdasarkan asas salus populi suprema lex esto atau keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. Oleh sebab itu, dukungan psikososial ini harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Sigit.

Menurut Sigit, tumbuh kembang anak terdampak Covid-19 harus selalu dipantau melalui kegiatan konseling secara langsung maupun dengan pemanfaatan teknologi Hotline Center Polri atau melalui aplikasi e-psikologi Polri untuk eksternal khususnya konseling anak.

“Mengutamakan keselamatan rakyat merupakan kekuatan hukum tertinggi. Ini harus kita lakukan secara terus menerus dan berkelanjutan,” ucap Sigit.

Pada kegiatan ini, Polri bersama seluruh pihak memberi dukungan Psikososial serentak di 34 Provinsi kepada balita, anak-anak, remaja, dan kelompok disabilitas sebanyak 2.333 orang. Dengan rinciannya: 2.138 anak-anak, 195 kelompok disabilitas, dan 48 orang tua pendamping. Selain itu, telah dibuka layanan konseling psikologis bagi orang tua pendamping.

“Mereka tidak boleh kehilangan keceriaan dan harus mendapatkan keinginannya. Kita antar mereka menuju apa yang mereka cita-citakan. Itu harapan kita semua, karena mereka generasi penerus bangsa,” papar Sigit.

Kegiatan ini dihadiri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga dan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Mereka sangat mengapresiasi diselenggarakannya kegiatan ini sebagai bentuk perhatian terhadap anak-anak. (*/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

November 2021
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
LAINNYA