Bandar Lampung (LB): Sebanyak 21 mahasiswa generasi pertama Program Studi (Prodi) Kedokteran Program Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) khusus mahasiswa kedokteran, Kamis–Jumat (24–25/9/2026).
Kegiatan yang digelar di Teater Room Fakultas Kedokteran UIN RIL tersebut menjadi awal perjalanan akademik mahasiswa yang dinyatakan lulus Ujian Masuk Mandiri Fakultas Kedokteran Program Studi Kedokteran Tahun Akademik 2026/2027.
Sebanyak 21 mahasiswa tersebut ditetapkan melalui Keputusan Rektor UIN Raden Intan Lampung Nomor 961 Tahun 2026 tentang Penetapan Kelulusan Peserta Ujian Masuk Mandiri Fakultas Kedokteran Program Studi Kedokteran Tahun Akademik 2026/2027.
PBAK dibuka Wali Kota Bandar Lampung yang diwakili Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, S.P., M.A.
Dalam sambutannya, Iwan mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru Prodi Kedokteran UIN RIL. Menurutnya, menjadi mahasiswa kedokteran merupakan kesempatan sekaligus amanah yang menuntut tanggung jawab akademik dan kemanusiaan.
“Mahasiswa tidak hanya dituntut secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai dan menjunjung tinggi kemanusiaan,” ujarnya.
Ia berharap mahasiswa kedokteran UIN RIL mampu membangun kompetensi, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Sementara itu, Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z., M.Ag., Ph.D., mengapresiasi proses pendirian Fakultas Kedokteran UIN RIL yang telah berlangsung sekitar dua tahun. Lahirnya Fakultas Kedokteran, ujarnya, merupakan capaian yang patut disyukuri sekaligus menjadi amanah bersama.
Wan Jamaluddin mengungkapkan pendirian Fakultas Kedokteran UIN RIL melibatkan Fakultas Kedokteran UIN Jakarta sebagai kampus pendidikan pendamping. Kepada mahasiswa, ia menekankan pentingnya tiga pilar yang dirangkum dalam konsep ber-ISI, yakni Intellectuality, Spirituality, dan Integrity.
“Intellectuality, memiliki daya nalar keilmuan yang kuat. Spirituality, memiliki landasan keimanan yang kokoh. Dan integrity, memiliki keutuhan kepribadian yang saleh, tidak hanya secara lahiriah, tetapi juga amaliyah dan batiniyah,” jelasnya.
Rektor juga mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung berdirinya Fakultas Kedokteran UIN RIL, termasuk Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Ia mengajak seluruh pihak terus membangun kolaborasi agar penyelenggaraan pendidikan kedokteran UIN RIL berjalan sesuai tuntutan akademik dan cita-cita yang telah ditetapkan.
“Lewat kedokteran, kita bisa melahirkan Ibnu Sina masa depan, Al-Kindi, Al-Farizi, yang piawai di bidang kedokteran, tetapi juga sekaligus mumpuni dalam ilmu-ilmu agama. Mudah-mudahan adik-adik bisa melakukan itu,” harapnya.
Mahasiswa Dikenalkan Sistem Pendidikan Kedokteran
Kegiatan PBAK ini dihadiri Direktur RS Dadi Cokrodipo Bandar Lampung, Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, Ketua Senat, Sekretaris Senat, para Ketua Komisi Senat, para dekan, Direktur Pascasarjana, para kepala biro, serta Head Education Unit, Slamet.
Dalam rangkaian kegiatan, mahasiswa mendapatkan berbagai pembekalan mengenai lingkungan akademik dan sistem pendidikan di Fakultas Kedokteran UIN RIL.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Dr. H. Andi Thahir, M.A., Ed.D., memberikan pembekalan mengenai kurikulum, budaya akademik, serta berbagai aspek kehidupan akademik mahasiswa kedokteran.
Sementara itu, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Bambang Budiwiranto, Ph.D., mendorong mahasiswa untuk tumbuh sebagai cendekiawan dokter muslim yang menjunjung intelektualitas, spiritualitas, dan integritas sesuai moto UIN RIL, “Ber-ISI Mendunia.”
Mahasiswa juga didorong aktif dalam organisasi dan berusaha meraih berbagai prestasi selama menempuh pendidikan.
Pembekalan lainnya disampaikan Head of Medical Education Unit FK UIN RIL, Dr. dr. Slamet Sudi Santoso, M.Pd.Ked., CMLE, CMMED, melalui materi “Sistem Pendidikan Kedokteran: Membangun Dokter Profesional untuk Masyarakat Sehat.”
Selain pembekalan, mahasiswa diajak mengenal berbagai fasilitas Fakultas Kedokteran, termasuk laboratorium yang akan menjadi bagian dari lingkungan pembelajaran selama menempuh pendidikan.
Pada hari kedua, mahasiswa mendapatkan materi kefakultasan yang membahas berbagai hal terkait kehidupan dan proses akademik di tingkat Fakultas Kedokteran.
Mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan sistem akademik UIN RIL melalui pengenalan dan pengisian SIARIL.
PBAK tersebut menjadi langkah awal bagi 21 mahasiswa generasi pertama Prodi Kedokteran UIN RIL untuk memasuki perjalanan pendidikan kedokteran yang mengintegrasikan kompetensi akademik, nilai spiritual, dan integritas. (ril)
Tidak ada komentar