Tulang Bawang Barat (LB): Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Lampung mendukung langkah Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat yang melakukan pembangunan daerah berbasis budaya dan kearifan lokal.
Demikian disampaikan Ketua JMSI Provinsi Lampung, Ahmad Novriwan, kala diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T. di ruang kerjanya, Selasa (21/7/2026).
Dalam kunjungan ini, Ahmad Novriwan yang akrab disapa Anov, mengucapkan terima kasih kepada Sekda Kabupaten Tulang Bawang Barat yang telah menerima kunjungan ini. Dia juga memberikan apresiasi sekaligus dukungan terhadap Kabupaten Tubaba yang berhasil membangun brand budaya dan nilai-nilai luhur kearifan lokal.
“Pertama, saya mengucapkan terima kasih atas sambutan terhadap JMSI. Kedua, JMSI memberikan apresiasi terhadap pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat yang telah berhasil menanamkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal sebagai fondasi pembangunan,” ucap Anov.
Novriwan menyebut beberapa bangunan yang ada di Kabupaten Tulang Bawang Barat, seperti Islamic Center, Patung Empat Marga, dan Uluan Nughik yang kini banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, menjadi bukti bahwa pembangunan yang mengedepankan filosofi budaya dan nilai-nilai luhur kearifan lokal dapat menjadi kekuatan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Di sini banyak bangunan yang dibangun dengan konsep budaya yang memiliki nilai-nilai kearifan lokal. Ternyata konsep tersebut mampu membawa kabupaten ini dikenal di level nasional sehingga banyak orang yang berkunjung. Jika konsep ini dipertahankan saya meyakini Tulang Bawang Barat akan melompat maju,” ujar Novriwan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tulang Bawang Barat, Ir. Iwan Mursalin, S.Si., M.M., M.T. mengatakan saat ini Kabupaten Tulang Bawang Barat terus berupaya menanamkan brand dan image positif kepada masyarakat dan wisatawan. Oleh sebab itu, dia meminta media dan rekan pers membantu mempromosikan potensi serta kelebihan Kabupaten Tulang Bawang Barat.
“Brand positif menjadi modal penting bagi daerah Tulang Bawang Barat yang sedang menggiatkan sektor pariwisata untuk mengundang wisatawan datang. Oleh sebab itu, butuh bantuan media untuk memberikan informasi yang positif, yang baik-baik tentang Tubaba. Jangan berita yang buruk,” ucap Sekda.
“Saya meminta kepada rekan pers agar memberitakan hal baik tentang Tulang Bawang Barat, sebab branding sebuah daerah itu sangat penting. Apalagi Kabupaten Tulang Bawang Barat saat ini sedang giat menggalakkan pariwisata. Jangan sampai brand positif yang susah payah dibangun menjadi rusak karena pemberitaan di media,” ucapnya.
Meskipun demikian, dia mengatakan tidak anti kritik dan mempersilahkan media untuk memberitakan tentang kinerja pejabat dan ASN di Tulang Bawang Barat. Sebab, menurutnya, hal tersebut penting sebagai evaluasi demi kemajuan Kabupaten hasil pemekaran dari Kabupaten Tulang Bawang.
“Silahkan beritakan kinerja pejabatnya, kinerja ASN-nya. Tapi saya minta beritakan hal baik tentang Tulang Bawang Barat karena itu akan menjadi branding bagi Tubaba sekaligus membangun opini masyarakat di seluruh penjuru,” pungkas Sekda.
Turut hadir juga dalam kegiatan ini Plt. Asisten III Bupati, Novian, Kepala Bidang Media Dinas Kominfo Tulang Bawang Barat, Deswanto, Sekretaris JMSI Lampung Anton Kurniawan, Wakil Sekretaris Suwardi Joyo dan Prin Orba, Ketua Pengcab JMSI Tubaba Edi Zulkarnain bersama jajaran. (Herdi)
Tidak ada komentar