x

SMPN 2 Balam Diduga Tabrak Pedoman SPMB, Kuota Pendaftar Jalur Domisili Tidak Sesuai Juknis

waktu baca 2 minutes
Senin, 6 Jul 2026 12:28 0 182 admin

Bandar Lampung (LB): Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMPN 2 Bandar Lampung diduga melanggar Petunjuk Teknis SPMB Tahun Pelajaran 2026/2027 yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung dengan mengurangi kuota siswa yang mendaftar melalui Jalur Domisili.

Hal ini dikeluhkan orang tua calon siswa (pendaftar) bernama Merdy. Kepada lampungbarometer.id, Merdy yang mengaku beralamat di Perum Bukit Pramuka yang berjarak kurang dari satu kilometer dari SMPN 2 Bandar Lampung, mengatakan telah mendaftarkan anaknya melalui Jalur Domisili melalui online. Namun, anaknya ditolak karena kuota sudah penuh.

“Saya sudah daftarkan anak saya lewat Jalur Domisili karena saya memang tinggal tidak jauh dari SMPN 2 Bandar Lampung, tapi ditolak sistem karena kuota penuh. Saya cek ternyata jumlah yang diterima itu baru 55 siswa, padahal seharusnya lebih dari itu,” ucap Merdy.

Dia juga mengatakan telah mendatangi sekolah untuk menanyakan hal ini, tapi sayangnya Kepala SMPN 2 Bandar Lampung Abdul Khanif, M.Pd. tidak berada di tempat, sehingga dia memutuskan datang langsung ke Dinas Pendidikan Kota Bandar Lampung untuk membuat pengaduan.

“Saya sudah datang ke sekolah tapi tidak bertemu kepala sekolah, jadi saya langsung mengadu ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung,” ungkapnya, Senin (6/7/2026).

Sementara itu, menurut Juknis SPMB yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung tertanggal 27 Februari 2026, jumlah kuota dari Jalur Domisili adalah 40% dari jumlah kuota siswa yang diterima setiap sekolah.

Berdasarkan penelusuran lampungbarometer.id, pada SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 ini, SMPN 2 Bandar Lampung total menerima sebanyak 320 siswa. Dengan jumlah tersebut, sesuai Juknis SPMB maka kuota untuk Jalur Domisili untuk SMPN 2 Bandar Lampung seharusnya 128 siswa. Namun, kuota sudah terkunci dengan jumlah yang diterima baru 55 siswa.

Saat dikonfirmasi terkait hal ini melalui pesan Aplikasi WhatsApp, Kepala SMPN 2 Bandar Lampung Abdul Khanif belum memberikan tanggapan. (Herdi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
LAINNYA