x

‎Pemprov Lampung Segera Bangun Jembatan Merah Putih di Sungai Batanghari Way Bungur ‎

waktu baca 2 minutes
Senin, 2 Feb 2026 12:22 0 323 admin

Bandar Lampung (LB): Pemerintah Provinsi Lampung segera membangun jembatan penghubung Desa Kali Pasir dan Desa Tanjung Tirto, Kecamatan Way Bungur, Lampung Timur sebagai solusi akses pendidikan, lantaran kondisi puluhan anak sekolah yang hingga kini masih menyeberangi Sungai Batanghari menggunakan rakit.

‎Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, M. Taufiqullah, mengatakan pembangunan jembatan darurat tersebut dikoordinasikan bersama Panglima Kodam XXI/Radin Intan sebagai bagian dari penanganan cepat.

‎Menurutnya keterlibatan TNI diperlukan karena kondisi lokasi yang berisiko tinggi dan membutuhkan penanganan lapangan yang cepat dan terukur.

‎“Alhamdulillah saat ini sudah diprioritaskan lewat jembatan Merah Putih. Pak Gub langsung yang meminta ke Pangdam,” kata Taufiqullah.

‎Ia menjelaskan pembangunan jembatan permanen di lokasi tersebut sebenarnya membutuhkan anggaran besar dan tidak bisa dilakukan secara parsial. Total biaya yang dibutuhkan diperkirakan mencapai Rp 70 miliar agar jembatan benar-benar memenuhi standar keselamatan.

‎Lebih lanjut dia mengatakan Pemerintah Kabupaten Lampung Timur telah menghitung kebutuhan anggaran tersebut, namun keterbatasan fiskal daerah membuat proyek ini tidak mampu ditangani secara mandiri.

‎“Anggaran Rp70 miliar itu dibutuhkan untuk menyambung akses pendidikan bagi sekitar 90 pelajar di sana,” ucapnya.

‎Kondisi itu, urai Taufiq, menggugah hati Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, untuk mengambil alih koordinasi dan melibatkan pemerintah pusat. Sejak awal gubernur menjabat, ucapnya, Pemprov Lampung telah mengirimkan surat kepada pemerintah pusat agar penanganan jembatan dapat dibantu.

‎Menindaklanjuti hal itu, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) melakukan survei teknis di lokasi. Hasil survei menyimpulkan jembatan tidak memungkinkan diperbaiki sebagian. Sebab, resiko longsor dan faktor keselamatan membuat opsi rehabilitasi dinilai tidak layak sehingga solusi yang direkomendasikan adalah pembangunan ulang dari awal.

‎“Berbagai upaya sudah dilakukan Pak Gubernur sejak menjabat. Alhamdulillah Jembatan Merah Putih ini akan jadi solusi, semester pertama 2026 ini selesai.”

‎Oleh sebab itu, dia meminta masyarakat sabar menanti proses pembangunan yang sedang berjalan. “Ini sudah menjadi prioritas utama. Kami mohon masyarakat bersabar karena ada proses birokrasi yang harus dilalui,” tutupnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Februari 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
232425262728  
LAINNYA